REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perak semakin dilirik sebagai instrumen investasi karena memiliki nilai ekonomi sekaligus permintaan tinggi dari berbagai sektor industri. Kini, membeli perak bisa melalui platform digital yang memudahkan transaksi.
Banyak aplikasi yang bisa kamu lakukan untuk membeli perak. Salah satunya Pintu yang menyediakan ETF Perak Tertokenisasi (SLVON) yang memungkinkan pengguna mengikuti pergerakan harga perak secara praktis melalui teknologi blockchain.
Sementara itu, banyak investor membandingkan pergerakan logam mulia dengan harga Bitcoin karena kedua aset tersebut sering menjadi bagian dari strategi diversifikasi portofolio.
Meskipun memiliki karakteristik berbeda, keduanya sama-sama dipengaruhi sentimen ekonomi global dan perubahan minat investor terhadap berbagai kelas aset.
Perkembangan teknologi juga melahirkan berbagai aplikasi investasi emas dan komoditas digital yang membuat investasi logam mulia semakin mudah dijangkau. Kini, investor bisa memilih instrumen sesuai kebutuhan, baik emas, perak, maupun aset digital berbasis blockchain.
Mengapa Investasi Silver Semakin Menarik?
Silver merupakan salah satu logam mulia yang memiliki fungsi ganda. Selain digunakan sebagai aset investasi, perak juga menjadi bahan baku penting dalam berbagai industri, seperti elektronik, panel surya, kendaraan listrik, hingga perangkat medis.
Tingginya permintaan dari sektor industri membuat silver memiliki potensi pertumbuhan yang menarik dalam jangka panjang. Di sisi lain, harga silver cenderung lebih terjangkau dibandingkan emas sehingga menjadi alternatif bagi investor yang ingin mulai berinvestasi logam mulia dengan modal yang lebih rendah.
Seiring berkembangnya platform digital, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk membeli silver sesuai preferensi masing-masing.
Lima Tempat Beli Perak di Indonesia
1.Marketplace
Marketplace menjadi salah satu tempat paling mudah untuk membeli perak, baik dalam bentuk batangan, koin, maupun perhiasan. Berbagai penjual menawarkan produk dengan ukuran dan harga beragam sehingga pembeli memiliki banyak pilihan.
Namun, karena transaksi dilakukan melalui pihak ketiga, pembeli harus lebih berhati-hati. Pastikan memilih toko dengan reputasi baik, memiliki ulasan positif, serta memberikan informasi produk secara lengkap.
Selain itu, perhatikan apakah produk yang dijual disertai sertifikat keaslian agar kualitas perak yang dibeli lebih terjamin. Marketplace lebih cocok bagi masyarakat yang ingin memiliki perak fisik untuk koleksi maupun investasi jangka panjang.
2.Aplikasi Crypto (Pintu)
Bagi investor yang ingin memperoleh eksposur terhadap harga perak tanpa harus menyimpan logam fisik, Pintu bisa menjadi salah satu alternatif. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat berinvestasi pada ETF Perak Tertokenisasi (SLVON), yaitu aset digital yang memberikan eksposur terhadap pergerakan harga perak melalui teknologi blockchain.
Cara menggunakannya cukup mudah, kamu cukup mengunduh aplikasi Pintu, melakukan registrasi akun, menyelesaikan proses verifikasi identitas (KYC), kemudian melakukan deposit menggunakan Rupiah. Setelah itu, kamu dapat mencari aset SLVON dan melakukan pembelian sesuai nominal yang diinginkan.
Keunggulan investasi melalui SLVON, investor dapat mengikuti pergerakan harga perak tanpa harus memikirkan penyimpanan maupun keamanan logam fisik.
Selain itu, Pintu menyediakan aset emas crypto seperti Tether Gold (XAUT) dan PAX Gold (PAXG) yang didukung emas fisik sehingga pengguna dapat melakukan diversifikasi pada logam mulia dalam satu aplikasi
Tidak hanya itu, Pintu menghadirkan berbagai fitur pendukung seperti Pintu Pro untuk pengalaman trading lebih lengkap, Auto DCA bagi pengguna yang ingin berinvestasi rutin, serta Pintu Academy yang menyediakan materi edukasi mengenai blockchain, aset digital, hingga investasi.
Dengan akses ke lebih dari 400 aset digital, Pintu menjadi salah satu platform yang menarik bagi investor modern.
3.Toko Logam Mulia
Toko logam mulia masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin membeli silver dalam bentuk fisik. Beberapa toko menyediakan berbagai pilihan produk, mulai dari perak batangan, koin investasi, hingga produk koleksi.
Keunggulan membeli melalui toko logam mulia, pembeli bisa melihat kondisi produk secara langsung sebelum melakukan transaksi. Selain itu, beberapa toko menyediakan sertifikat keaslian yang meningkatkan kepercayaan terhadap produk yang dibeli.
Meskipun demikian, investor perlu mempertimbangkan biaya penyimpanan dan keamanan apabila membeli perak fisik dalam jumlah besar.
4.Pegadaian
Selain dikenal sebagai tempat investasi emas, Pegadaian dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperoleh logam mulia melalui berbagai layanan yang ditawarkan. Meskipun fokus utamanya emas, beberapa kantor atau mitra tertentu menyediakan produk logam mulia lainnya sesuai ketersediaan.
Keunggulan menggunakan Pegadaian, reputasinya yang telah dikenal luas serta kemudahan akses melalui jaringan kantor yang tersebar di berbagai daerah. Sebelum melakukan pembelian, sebaiknya pastikan terlebih dahulu ketersediaan produk silver di lokasi yang dituju.
5.Distributor atau Dealer Logam Mulia Resmi
Distributor resmi menjadi pilihan bagi investor yang ingin membeli silver dalam jumlah besar atau memperoleh produk dengan standar internasional. Dealer resmi umumnya menawarkan berbagai ukuran perak batangan beserta sertifikat keaslian yang memudahkan proses jual kembali di kemudian hari.
Meskipun harga yang ditawarkan terkadang sedikit lebih tinggi dibandingkan penjual biasa, pembeli memperoleh jaminan keaslian produk serta layanan purna jual yang lebih baik. Karena itu, dealer resmi sering menjadi pilihan investor jangka panjang yang mengutamakan keamanan transaksi.
Tips Membeli Silver dengan Aman
Sebelum membeli silver, tentukan terlebih dahulu tujuan investasi kamu. Jika ingin memiliki aset fisik, pastikan memilih penjual yang terpercaya dan menyediakan sertifikat keaslian.
Sebaliknya, apabila ingin memperoleh eksposur terhadap harga perak tanpa repot menyimpan logam fisik, instrumen digital seperti ETF perak tertokenisasi dapat menjadi alternatif yang lebih praktis.
Selain itu, bandingkan harga dari beberapa penyedia sebelum melakukan transaksi. Perbedaan harga, biaya administrasi, maupun spread dapat mempengaruhi hasil investasi dalam jangka panjang.
Kemudian, lakukan diversifikasi portofolio dan jangan menempatkan seluruh dana pada satu jenis aset. Mengombinasikan silver dengan emas, saham, maupun aset digital lainnya dapat membantu mengurangi risiko ketika kondisi pasar berubah.
Pada akhirnya bisa disimpulkan membeli silver di Indonesia dapat dilakukan melalui berbagai pilihan, mulai dari marketplace, aplikasi crypto seperti Pintu, toko logam mulia, Pegadaian, hingga distributor resmi.
Masing-masing memiliki keunggulan yang dapat disesuaikan dengan tujuan investasi dan preferensi pengguna. Bagi investor yang menginginkan cara lebih praktis tanpa harus menyimpan logam fisik, Pintu menawarkan ETF Perak Tertokenisasi (SLVON) sebagai alternatif untuk memperoleh eksposur terhadap harga perak.
Ditambah dengan aset emas crypto, tokenized US stocks, dan berbagai fitur investasi dalam satu aplikasi, Pintu memberikan kemudahan bagi pengguna yang ingin membangun portofolio investasi digital yang lebih terdiversifikasi.

8 hours ago
8















































