Tata Cara dan Niat Sholat Ghaib Lengkap dengan Bacaan Empat Takbir

7 hours ago 14

Warga berdoa usai melaksanakan sholat ghaib di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat (25/11/2022). Sholat ghaib serta donasi penggalangan dana itu untuk mendoakan dan membantu korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama. Republika/Abdan Syakura

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sholat ghaib merupakan salah satu bentuk ibadah yang dilakukan untuk mendoakan jenazah yang tidak berada di hadapan. Dalam pelaksanaannya, sholat ini dilakukan dengan empat kali takbir tanpa rukuk dan sujud, disertai bacaan-bacaan khusus mulai dari niat, Al-Fatihah, shalawat Nabi, hingga doa untuk mayit. Umat Islam perlu memahami tata cara dan bacaan sholat ghaib secara benar agar doa yang dipanjatkan menjadi sempurna dan penuh keikhlasan.

Takbir pertama

Saat melakukan pertama ini dibarengi dengan niat di dalam hati untuk melaksanakan sholat ghaib empat takbir karena Allah Ta'ala. Jika sebagai makmum, berikut niatnya:

أُصَلِّي عَلَى الْمَيِّتِ الْغَائِبِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ مَأْمُ وْمًا الْكِفَايَة لله تَعَالى

"Usholli ala mayyiti (Fulan) al-ghoib arba'a takbirotin fardhol-kifayati lillahi ta'ala."

Artinya, "Aku niat sholat atas mayit (sebutkan nama mayitnya) ghaib empat takbir fardhu kifayah karena Allah ta'ala."

Setelah takbir pertama, lalu membaca  membaca ta‘awudz, basmalah, dan surat Al-Fatihah.

Takbir Kedua

Setelah melakukan takbir kedua, kemudian dilanjutkan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarganya. Disunnahkan membaca shalawat Ibrahimiyah berikut:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، فِي الْعَالَمِينَ

Artinya, "Ya Allah, berilah shalawat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, dan kepada keluarga junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Nabi Ibrahim AS, dan kepada keluarga Nabi Ibrahim AS. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Dan berilah keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, dan kepada keluarga junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, sebagaimana Engkau telah memberkahi Nabi Ibrahim AS, dan kepada keluarga Nabi Ibrahim AS, di seluruh alam semesta."

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |