Tujuh Ciri Wajah Kekurangan Kolagen, Bukan Sebatas Kulit Kendur!

11 hours ago 11

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tahukah Anda, produksi kolagen dalam tubuh dapat mulai menurun sejak usia 20-an? Penurunan ini berlangsung secara bertahap dan bisa memengaruhi kondisi kulit wajah, mulai dari elastisitas hingga kelembapan kulit.

Kolagen merupakan protein alami yang diproduksi tubuh dan menjadi salah satu komponen utama penyusun kulit. Protein ini berfungsi menjaga struktur kulit agar tetap kencang, elastis, dan terlihat sehat.

Saat kolagen berkurang, ada beberapa tanda yang bisa diperhatikan. Dengan begitu, Anda bisa mengatasinya lebih dini.

Tanda-Tanda Kolagen pada Wajah Mulai Berkurang

Kolagen memiliki banyak peran penting dalam menjaga kesehatan dan tampilan kulit. Berikut, ciri-ciri yang muncul jika Anda kekurangan kolagen:

1.Kulit Wajah Terlihat Mengendur

Salah satu tanda paling sering terlihat ketika kolagen berkurang adalah kulit wajah mulai mengendur. Mengingat kolagen berfungsi menjaga elastisitas kulit, maka saat produksinya menurun kulit menjadi kurang kencang sehingga area seperti pipi, rahang, atau sekitar mulut terlihat lebih turun.

2.Kerutan Halus pada Wajah Muncul Lebih Awal

Kolagen membantu menjaga struktur kulit tetap halus dan kenyal. Saat kadarnya menurun, kulit menjadi lebih tipis dan kurang elastis sehingga garis halus atau kerutan muncul lebih cepat. Terutama pada bagian dahi, area mata, dan sudut bibir.

3.Wajah Terlihat Lebih Tua dari Usia Asli

Berkurangnya kolagen juga dapat membuat wajah tampak lebih tua dibandingkan usia sebenarnya. Kondisi ini terjadi karena kulit kehilangan kekenyalan alami, muncul garis halus, serta perubahan pada kontur wajah yang membuat tampilan wajah kurang segar.

4.Tekstur Kulit Wajah Lebih Kasar dan Kering

Kolagen berperan menjaga kelembapan dan kekuatan lapisan kulit. Saat kadarnya menurun, kulit wajah terasa lebih kering, kasar, dan tidak sehalus sebelumnya. Kulit pun terlihat kurang sehat dan kurang terawat.

5.Ukuran Pori-pori Tampak Lebih Lebar

Penurunan kolagen memengaruhi struktur kulit di sekitar pori-pori. Akibatnya, pori-pori terlihat lebih besar atau lebih jelas dibandingkan sebelumnya. Kondisi ini sering membuat tekstur kulit wajah tampak kurang rata.

6.Kulit Wajah Tampak tak Bercahaya

Kulit yang kekurangan kolagen sering terlihat kusam dan tidak bercahaya. Ini terjadi karena proses regenerasi kulit menjadi lebih lambat, sehingga sel kulit mati lebih mudah menumpuk di permukaan kulit.

Perbandingan Kulit Wajah Saat Kolagen Cukup dan Kurang

Untuk bisa mengenali kulit yang kurang kolagen, Anda bisa memperhatikan perbandingannya berikut:

Kondisi pada Wajah

Kolagen Masih Terjaga

Kolagen Mulai Berkurang

Elastisitas Kulit

Wajah terlihat segar, kenyal, dan sehat

Wajah tampak lebih lelah dan kurang segar

Permukaan Kulit

Kulit terasa kencang dan mudah kembali ke bentuk semula

Kulit terasa lebih kendur dan kurang elastis

Kecerahan Wajah

Kulit tampak lebih halus dan lebih rata

Garis halus mulai terlihat dan tekstur kasar

Kondisi Pori Wajah

Wajah tampak cerah dan bercahaya alami

Kulit kusam dan kurang bercahaya

Tingkat Kelembapan

Pori-pori lebih rapat

Kulit lebih mudah terasa kering

Bentuk Area Pipi

Pipi terlihat lebih penuh dan berisi

Volume pipi berkurang sehingga wajah lebih cekung

Penyebab Produksi Kolagen pada Wajah Menurun

Produksi kolagen menurun bertahap seiring bertambahnya usia. Proses alami ini membuat kulit tidak lagi memproduksi kolagen sebanyak saat masih muda. Akibatnya, kulit mulai kehilangan sebagian elastisitas dan kekuatannya.

Selain faktor usia, paparan sinar matahari berlebihan bisa memengaruhi kondisi kolagen pada kulit. Apalagi jika ditambah pola hidup kurang sehat. Misalnya, kurang tidur, konsumsi makanan kurang bergizi, akan membuat produksi kolagen kurang lancar.

Cara Meningkatkan Produksi Kolagen pada Wajah

Meskipun produksi kolagen menurun saat usia 20-an, bukan berarti Anda tidak bisa menjaga elastisitas kulit. Dengan beberapa cara berikut, produksi kolagen bisa tetap terjaga:

1.Pilih Skincare yang Mendukung Produksi Kolagen

Beberapa kandungan yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit, seperti retinol, vitamin C, peptide, dan niacinamide, diketahui mampu mendukung proses regenerasi kulit. Kandungan tersebut membantu menjaga elastisitas kulit, memperbaiki tekstur kulit, serta membuat kulit tampak lebih halus dan sehat.

2.Konsumsi Makanan dan Minuman Pendukung Pembentukan Kolagen

Mengonsumsi makanan kaya protein, vitamin C, dan antioksidan seperti buah-buahan, sayuran hijau, ikan, serta kacang-kacangan membantu mendukung pembentukan kolagen secara alami. Nutrisi tersebut membantu menjaga kesehatan kulit dari dalam sehingga kulit tetap terlihat segar dan terawat.

3.Gunakan Sunscreen dengan Rutin Sebelum Keluar Rumah

Paparan sinar matahari berlebihan bisa merusak struktur kolagen pada kulit. Karena itu, penggunaan sunscreen secara rutin sebelum beraktivitas di luar rumah menjadi langkah penting untuk melindungi kulit dari sinar UV. Dengan perlindungan yang tepat, kerusakan kolagen dapat diminimalkan sehingga kesehatan kulit wajah tetap terjaga.

4.Mengonsumsi Minuman Kolagen yang Mendukung Kolagen

Selain dari makanan dan perawatan kulit, produksi kolagen bisa didukung melalui konsumsi minuman kolagen tertentu. Sido Muncul C+Collagen menjadi salah satu pilihan minuman kolagen yang dapat Anda konsumsi.

Kandungan collagen tripeptide 500 mg dan vitamin C 1000 mg membantu mendukung pembentukan kolagen. Ditambah lagi dengan vitamin C, vitamin D, dan zinc, membuatnya mampu menjaga kesehatan kulit dan daya tahan tubuh.

Untuk cara konsumsinya, Anda bisa mencampurkan satu sachet dengan air dingin dan diminum per hari. Dengan rasa manis asam segar dari strawberry dan lemonade Anda tidak akan bosan meminumnya setiap hari.

Dengan mengonsumsi Sido Muncul C+Collagen plus diimbangi pola hidup sehat, Anda bisa menjaga produksi kolagen. Kulit wajah pun tetap terawat, terasa lebih kenyal, dan sehat.

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |