REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tahukah Anda, produksi kolagen dalam tubuh dapat mulai menurun sejak usia 20-an? Penurunan ini berlangsung secara bertahap dan bisa memengaruhi kondisi kulit wajah, mulai dari elastisitas hingga kelembapan kulit.
Kolagen merupakan protein alami yang diproduksi tubuh dan menjadi salah satu komponen utama penyusun kulit. Protein ini berfungsi menjaga struktur kulit agar tetap kencang, elastis, dan terlihat sehat.
Saat kolagen berkurang, ada beberapa tanda yang bisa diperhatikan. Dengan begitu, Anda bisa mengatasinya lebih dini.
Tanda-Tanda Kolagen pada Wajah Mulai Berkurang
Kolagen memiliki banyak peran penting dalam menjaga kesehatan dan tampilan kulit. Berikut, ciri-ciri yang muncul jika Anda kekurangan kolagen:
1.Kulit Wajah Terlihat Mengendur
Salah satu tanda paling sering terlihat ketika kolagen berkurang adalah kulit wajah mulai mengendur. Mengingat kolagen berfungsi menjaga elastisitas kulit, maka saat produksinya menurun kulit menjadi kurang kencang sehingga area seperti pipi, rahang, atau sekitar mulut terlihat lebih turun.
2.Kerutan Halus pada Wajah Muncul Lebih Awal
Kolagen membantu menjaga struktur kulit tetap halus dan kenyal. Saat kadarnya menurun, kulit menjadi lebih tipis dan kurang elastis sehingga garis halus atau kerutan muncul lebih cepat. Terutama pada bagian dahi, area mata, dan sudut bibir.
3.Wajah Terlihat Lebih Tua dari Usia Asli
Berkurangnya kolagen juga dapat membuat wajah tampak lebih tua dibandingkan usia sebenarnya. Kondisi ini terjadi karena kulit kehilangan kekenyalan alami, muncul garis halus, serta perubahan pada kontur wajah yang membuat tampilan wajah kurang segar.
4.Tekstur Kulit Wajah Lebih Kasar dan Kering
Kolagen berperan menjaga kelembapan dan kekuatan lapisan kulit. Saat kadarnya menurun, kulit wajah terasa lebih kering, kasar, dan tidak sehalus sebelumnya. Kulit pun terlihat kurang sehat dan kurang terawat.
5.Ukuran Pori-pori Tampak Lebih Lebar
Penurunan kolagen memengaruhi struktur kulit di sekitar pori-pori. Akibatnya, pori-pori terlihat lebih besar atau lebih jelas dibandingkan sebelumnya. Kondisi ini sering membuat tekstur kulit wajah tampak kurang rata.
6.Kulit Wajah Tampak tak Bercahaya
Kulit yang kekurangan kolagen sering terlihat kusam dan tidak bercahaya. Ini terjadi karena proses regenerasi kulit menjadi lebih lambat, sehingga sel kulit mati lebih mudah menumpuk di permukaan kulit.
Perbandingan Kulit Wajah Saat Kolagen Cukup dan Kurang
Untuk bisa mengenali kulit yang kurang kolagen, Anda bisa memperhatikan perbandingannya berikut:
|
Kondisi pada Wajah |
Kolagen Masih Terjaga |
Kolagen Mulai Berkurang |
|
Elastisitas Kulit |
Wajah terlihat segar, kenyal, dan sehat |
Wajah tampak lebih lelah dan kurang segar |
|
Permukaan Kulit |
Kulit terasa kencang dan mudah kembali ke bentuk semula |
Kulit terasa lebih kendur dan kurang elastis |
|
Kecerahan Wajah |
Kulit tampak lebih halus dan lebih rata |
Garis halus mulai terlihat dan tekstur kasar |
|
Kondisi Pori Wajah |
Wajah tampak cerah dan bercahaya alami |
Kulit kusam dan kurang bercahaya |
|
Tingkat Kelembapan |
Pori-pori lebih rapat |
Kulit lebih mudah terasa kering |
|
Bentuk Area Pipi |
Pipi terlihat lebih penuh dan berisi |
Volume pipi berkurang sehingga wajah lebih cekung |
Penyebab Produksi Kolagen pada Wajah Menurun
Produksi kolagen menurun bertahap seiring bertambahnya usia. Proses alami ini membuat kulit tidak lagi memproduksi kolagen sebanyak saat masih muda. Akibatnya, kulit mulai kehilangan sebagian elastisitas dan kekuatannya.
Selain faktor usia, paparan sinar matahari berlebihan bisa memengaruhi kondisi kolagen pada kulit. Apalagi jika ditambah pola hidup kurang sehat. Misalnya, kurang tidur, konsumsi makanan kurang bergizi, akan membuat produksi kolagen kurang lancar.
Cara Meningkatkan Produksi Kolagen pada Wajah
Meskipun produksi kolagen menurun saat usia 20-an, bukan berarti Anda tidak bisa menjaga elastisitas kulit. Dengan beberapa cara berikut, produksi kolagen bisa tetap terjaga:
1.Pilih Skincare yang Mendukung Produksi Kolagen
Beberapa kandungan yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit, seperti retinol, vitamin C, peptide, dan niacinamide, diketahui mampu mendukung proses regenerasi kulit. Kandungan tersebut membantu menjaga elastisitas kulit, memperbaiki tekstur kulit, serta membuat kulit tampak lebih halus dan sehat.
2.Konsumsi Makanan dan Minuman Pendukung Pembentukan Kolagen
Mengonsumsi makanan kaya protein, vitamin C, dan antioksidan seperti buah-buahan, sayuran hijau, ikan, serta kacang-kacangan membantu mendukung pembentukan kolagen secara alami. Nutrisi tersebut membantu menjaga kesehatan kulit dari dalam sehingga kulit tetap terlihat segar dan terawat.
3.Gunakan Sunscreen dengan Rutin Sebelum Keluar Rumah
Paparan sinar matahari berlebihan bisa merusak struktur kolagen pada kulit. Karena itu, penggunaan sunscreen secara rutin sebelum beraktivitas di luar rumah menjadi langkah penting untuk melindungi kulit dari sinar UV. Dengan perlindungan yang tepat, kerusakan kolagen dapat diminimalkan sehingga kesehatan kulit wajah tetap terjaga.
4.Mengonsumsi Minuman Kolagen yang Mendukung Kolagen
Selain dari makanan dan perawatan kulit, produksi kolagen bisa didukung melalui konsumsi minuman kolagen tertentu. Sido Muncul C+Collagen menjadi salah satu pilihan minuman kolagen yang dapat Anda konsumsi.
Kandungan collagen tripeptide 500 mg dan vitamin C 1000 mg membantu mendukung pembentukan kolagen. Ditambah lagi dengan vitamin C, vitamin D, dan zinc, membuatnya mampu menjaga kesehatan kulit dan daya tahan tubuh.
Untuk cara konsumsinya, Anda bisa mencampurkan satu sachet dengan air dingin dan diminum per hari. Dengan rasa manis asam segar dari strawberry dan lemonade Anda tidak akan bosan meminumnya setiap hari.
Dengan mengonsumsi Sido Muncul C+Collagen plus diimbangi pola hidup sehat, Anda bisa menjaga produksi kolagen. Kulit wajah pun tetap terawat, terasa lebih kenyal, dan sehat.

11 hours ago
11













































