Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kiri) didampingi oleh Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar (kanan), Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo (kedua dari kanan), Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Edwin Nugraha Putra (kedua dari kiri), dan General Manager PLN UIP3BS, Amiruddin (ketiga dari kiri) saat melakukan pemantauan sistem kelistrikan Sumatra secara real-time di control room PLN UIP3BS, Pekanbaru, Riau, pada Minggu (24/5).
REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Sumatra pascagangguan pada jaringan transmisi interkoneksi di wilayah tersebut. Pada Ahad (24/5/2026), Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo bersama jajaran direksi turun langsung ke Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatra (UIP3BS) di Pekanbaru, Riau, untuk memimpin proses penormalan sistem.
PLN menyatakan suplai daya sebesar 5.579 megawatt (MW) telah kembali dipasok ke 1.770 jaringan distribusi pelanggan yang sebelumnya terdampak gangguan. Hingga Kemarin pukul 06.00 WIB, PLN juga telah menormalkan 176 gardu induk yang sempat terdampak gangguan meluas pada jaringan transmisi interkoneksi Sumatra.
“Kami langsung mengawal proses penormalan di lapangan, dan saat ini sistem kelistrikan Sumatra sudah kembali normal. PLN terus melanjutkan proses penyalaan listrik hingga ke seluruh pelanggan,” kata Darmawan, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan proses pemulihan dilakukan intensif sejak awal gangguan terjadi pada Jumat (22/5/2026). Penormalan dilakukan bertahap mulai dari pembangkit, jaringan transmisi, gardu induk, hingga distribusi listrik ke masyarakat.
Setelah jaringan transmisi Sumatra kembali terhubung, PLN melanjutkan penyalaan pembangkit dan sinkronisasi sistem secara bertahap. Tahapan itu dilakukan dengan memasukkan daya listrik dari pembangkit ke sistem transmisi Sumatra agar pasokan listrik dapat pulih menyeluruh.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras tanpa henti seluruh personel di lapangan serta dukungan dari Kementerian ESDM dan berbagai pihak di daerah, sistem kelistrikan Sumatra kini telah kembali normal,” ujar Darmawan.
PLN juga memprioritaskan pengamanan pasokan listrik pada fasilitas layanan publik seperti rumah sakit, bandara, dan pusat layanan masyarakat. Langkah itu dilakukan agar pelayanan publik tetap berjalan selama proses pemulihan sistem berlangsung.
Pemantauan kondisi sistem dilakukan secara intensif melalui UIP3BS yang menjadi pusat kendali operasional sistem kelistrikan Sumatra. PLN memastikan seluruh parameter operasi berada dalam kondisi stabil untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat.
“Kami terus melakukan pengawasan menyeluruh terhadap seluruh parameter operasional sistem. Dengan pemantauan secara real-time, setiap perkembangan di lapangan dapat segera direspons sehingga kondisi sistem tetap aman, stabil, dan optimal,” ujar Darmawan.
Di Pekanbaru, Darmawan juga meninjau langsung operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan bersama Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo, Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Edwin Nugraha Putra, serta Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN Suroso Isnandar.
Pada waktu yang sama, Direktur Distribusi PLN Arsyadany Akmala Putri memimpin koordinasi pemulihan di Unit Pelaksana Pengatur Beban Sumatra Bagian Selatan (UP2B Sumbagsel) di Palembang, Sumatra Selatan. Koordinasi dilakukan untuk memastikan setiap tahapan penormalan sistem berjalan aman dan terukur.

5 hours ago
5














































