Virgin Palm Oil Jadi Pangan Fungsional, Peran Ahli Gizi Ditekankan

17 hours ago 11

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemanfaatan Virgin Palm Oil (VPO) sebagai pangan fungsional berbasis sains menjadi sorotan utama dalam Workshop Nasional Literasi VPO yang digelar di Jakarta. Kegiatan ini menekankan peran ahli gizi dan tenaga kesehatan dalam memperkuat hilirisasi serta mendukung ketahanan kesehatan nasional.

Workshop diselenggarakan oleh MAKSI bersama BPDP dan PKU Pusdiklat Muhammadiyah Jakarta di Auditorium KH Ahmad Dahlan RSIJ Cempaka Putih, Jumat (11/7/2026) lalu. Acara ini menjadi bagian dari kampanye literasi berbasis sains mengenai manfaat komoditas kelapa sawit, khususnya VPO, agar masyarakat memperoleh informasi objektif tentang potensi, keamanan, dan nilai tambahnya bagi kesehatan serta ekonomi nasional.

Ketua Umum Masyarakat Perkelapasawitan Indonesia (MAKSI), Darmono Taniwiryono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam memperkuat edukasi dan diseminasi informasi ilmiah mengenai komoditas sawit Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat Virgin Palm Oil (VPO) atau yang lebih dikenal sebagai Red Palm Oil.

Menurut Darmono, kegiatan ini dirancang khusus bagi tenaga kesehatan karena mereka merupakan garda terdepan dalam menyampaikan informasi ilmiah kepada masyarakat mengenai manfaat Virgin Palm Oil. "Tenaga kesehatan memiliki peran strategis untuk menjelaskan kepada masyarakat mengenai manfaat Virgin Palm Oil yang memiliki kandungan nutrisi tinggi, terutama tocotrienol, tokoferol, dan beta karoten," ujarnya dikutip dari siaran pers, Rabu (15/7/2026).

Ia menjelaskan Virgin Palm Oil memiliki nilai gizi yang tinggi serta berpotensi memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Salah satu keunggulan utama minyak sawit murni ini, menurut dia, adalah kandungan tocotrienol, yakni bentuk vitamin E yang memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan tokoferol yang umumnya terdapat pada minyak nabati lainnya.

Selain itu, warna merah alami pada Virgin Palm Oil, menurut Darmono, menjadi indikator tingginya kandungan antioksidan dan beta karoten yang bermanfaat bagi tubuh. Ia menambahkan setiap jenis minyak nabati memiliki karakteristik dan manfaat yang berbeda, termasuk Virgin Coconut Oil (VCO), Virgin Olive Oil, maupun Virgin Palm Oil.

"Virgin Palm Oil memiliki keunggulan tersendiri karena kandungan tocotrienolnya lebih dominan dibandingkan minyak nabati lainnya," jelasnya.

Sementara itu, Prof Dr Ahmad Sulaeman, M.S. dari PERGIZI Pangan menjelaskan kandungan gizi buah sawit sebagai sumber lemak yang berpotensi mendukung pemenuhan gizi masyarakat apabila dimanfaatkan secara tepat berdasarkan bukti ilmiah.

Divisi UMKM Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Linda Sitanandra, menyampaikan komitmen BPDP untuk terus mendukung peningkatan literasi masyarakat. Salah satunya melalui program edukasi dan pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian dari penguatan industri perkebunan nasional yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara akademisi, regulator, organisasi profesi, dan pelaku industri, diharapkan masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai manfaat produk turunan perkebunan, khususnya kelapa sawit. Edukasi yang berkelanjutan ini diharapkan dapat memperkuat kampanye positif terhadap komoditas perkebunan Indonesia, mendorong inovasi produk bernilai tambah, serta mendukung peningkatan kesehatan masyarakat dan penguatan perekonomian nasional.

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |