Cerita Dua Alquran yang Menyertai Zohran Mamdani Saat Mengucap Sumpah Jabatan Wali Kota New York

3 days ago 14

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Zohran Mamdani akhirnya resmi menjabat sebagai Wali Kota New York. Dalam seremoni pengucapan sumpah jabatan di Balai Kota New York, Kamis (1/1/2026) malam, Zohran meletakkan satu tangannya di atas tumpukan Alquran, yang membuat dirinya menjadi wali kota pertama New York yang melakukan hal itu.

Berdasarkan laporan New York Times dilansir Telegraph, satu Alquran yang mengiringi prosesi pengucapan sumpah jabatan itu adalah milik kakek Mamdani. Alquran lainnya milik Arturo Schomburg, seorang penulis dan sejarawan kulit hitam AS. Keduanya dipinjamkan oleh Perpustakaan Umum New York untuk seremoni pengucapan sumpah jabatan Mamdani.

"Itu adalah pilihan simbolik yang luhung karena kita akan memiliki seorang wali kota Muslim, yang bersumpah menggunakan Alquran, tapi juga seorang wali kota yang lahir di benua Afrika, Uganda," ujar Hiba Abid, kurator dari Studi Islam dan Timur Tengah.

Abid menolong Zara Rahim, seorang peneliti senior untuk Mamdani, dan Rama Duwaji, istri Mamdani dalam proses pemilihan Alquran untuk acara sumpah jabatan. " Itu benar-benar membawa bersama ke sini elemen-elemen iman, identitas dan sejarah New York," ujarnya.

Alquran milik Schomburg untuk kali pertama akan dipamerkan untuk publik sebagai bagian dari pameran Perpustaan Umum New York yang kebeteluan bersamaan dengan setahun perayaan 100 tahun Yayasan Schomburg. Pameran itu akan mulai dibuka pada Selasa (6/1/2026).

Schomburg, yang lahir di Puerto Riko, bukanlah seorang Muslim namun mengoleksi Alquran jadi bagian dari arsip buku-buku dan artefaknya. Dia menjual koleksinya yang mengandung lebih dari 4.000 item ke Perpustakaan Umum New York pada 1926, yang menjadi dasar dari yayasan Pusat Penelitian Schomburg dalam Budaya Kulit Hitam. Schomburg meninggal pada 1938.

Alquran koleksi Schomburg didapatkan dari zaman Suriah Ottoman dan ditulis, didesain untuk penggunaan harian, di mana hal itu dibuktikan berdasarkan gaya penulisan skrip dan penjilidannya. Abid berharap, pemilihan Alquran milik Schomburg untuk dipamerkan akan membuat warga New York dapat mempelajari lebih jauh soal Alquran dan sejarah New York.

Sebagian besar wali kota New York sebelumnya menggunakan Al Kitab dalam proses pengucapan sumpah jabatan. Dan apa yang dilakukan Mamdani saat mengucap sumpah, adalah sebuah representasi dari apa yang dikampanyekannya selama ini.

Dalam sebuah pernyataan, Zara Rahim mengatakan bahwa penggunaan Alquran oleh Mamdani akan mengoreksi "ketidakhadiran jangka panjang" warga Muslim dari kehidupan publik di New York.

"Momen ini akan menjadi sebuah titik balik dari sejarah sipil Kota New York, dan itu menjadi milik warga New York yang hidupnya membentuk kota ini secara diam-diam, tanpa pernah direfleksikan kembali kepada mereka," kata Rahim.

Mamdani bergabung dengan kelompok kecil dari pejabat terpilih di AS yang menggunakan Alquran dalam proses pengucapan sumpah jabatan. Keith Ellison, jaksa agung Minnesota, menjadi yang pejabat terpilih pertama AS yang menggunakan Alquran ketika mengucap sumpah jabatan sebagai anggota Kongres pada 2007.

Wakil Rakyat dari Minnesota, Ilhan Omar yang kemudian menjadi pengganti Ellison juga melakukan hal yang sama. Di New York, Shahana Hanif disumap di Dewan Kota pada 2022 juga menggunakan Alquran yang pernah digunakan adiknya saat menikah. Hanif mengatakan, rencana Mandani menggunakan Al Quran saat mengucap sumpah jabatan menunjukkan eksistensi Muslim dalam politik New York.

"Mari jujur, Muslim tidak pernah ada dalam kehidupan elektoral selama puluhan tahun seperti kelompok etnis atau komunitas lain," kata Hanif.

"Saya pikir, Alquran merepresentasikan contoh dari perpanjangan solidaritas komunitas Muslim di Kota New York, dan tentunya, di luar negeri."

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |