Dari Jakarta, Laznas IKADI Lepas 2 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Aceh Tamiang

17 hours ago 12

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Amil Zakat Nasional Ikatan Da’i Indonesia (Laznas IKADI) secara resmi melepas truk kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera. Dua truk kemanusiaan ini dilepas secara resmi oleh Ketum IKADI, KH Ahmad Kusyairi Suhail di Wisma IKADI, Jakarta Timur, Jumat (9/1/2025) sore.

Dalam sambutannya, Kiai Kusyairi menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan panggilan keimanan dan wujud ukhuwah Islamiyah. Ia menyebut, tidak semua orang diberi nikmat berupa kepekaan dan kesempatan untuk meringankan beban sesama.

“Sore ini adalah nikmat dari Allah SWT, karena kita bisa ikut mengurangi kesulitan saudara-saudara kita di Sumatera. Ini panggilan iman. Ketika saudara kita merasakan sakit dan kesusahan, kita semua ikut merasakannya dan terpanggil untuk membantu,” ujar Kiai Kusyairi.

Menurutnya, Sumatera merupakan wilayah dengan penduduk Muslim yang besar, mulai dari Aceh, Sumatera Barat hingga Sumatera Utara, sehingga musibah yang terjadi harus menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan solidaritas umat.

Ia menekankan, bantuan yang diberikan—baik tenaga, pikiran, maupun harta—merupakan bagian dari menjalankan wasiat Rasulullah SAW dalam meringankan kesedihan dan kesusahan sesama.

“Apa yang kita lakukan ini mudah-mudahan menjadi wasilah agar Allah mengangkat berbagai kesulitan kita, baik di dunia maupun di akhirat. Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong sesamanya,” ucapnya.

Kiai Kusyairi juga menegaskan bahwa aksi kemanusiaan tersebut sejalan dengan visi IKADI sebagai ormas Islam perekat umat dan bangsa. Menurutnya, musibah justru harus mendekatkan dan menyatukan seluruh elemen bangsa melalui sinergi berbagai lembaga.

“Kita hadir membersamai persoalan keumatan dan kebangsaan melalui dakwah Islam rahmatan lil ‘alamin dalam bingkai NKRI. Terima kasih kepada Laznas IKADI, Lazis Jateng, para donatur, dan seluruh pihak yang bersinergi,” katanya.

Truk kemanusiaan ini dikirim atas kerjasama dengan Lembaga Amil Zakat Al-Ihsan Jawa Tengah (Lazis Jateng). Perwakilan Lazis Jateng, Bagas Laksono menyampaikan bahwa kolaborasi dalam ekspedisi kemanusiaan ini diharapkan tidak berhenti pada satu pengiriman saja.

Ia menyebut, Lazis Jateng telah beberapa kali menyalurkan bantuan ke Aceh dan wilayah Sumatera lainnya, termasuk melalui tim khusus yang sudah berulang kali turun ke lapangan.

“Ini kesempatan kolaborasi kebaikan. Semoga tidak berhenti di sini dan kita bisa terus mengirimkan bantuan. Harapannya, bantuan ini bisa membantu saudara-saudara kita bangkit kembali,” ucap Bagas.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi Ukhuwah MUI Pusat, Khoiron M Arif mengapresiasi langkah IKADI dan Laznas IKADI yang dinilainya sebagai gerakan kemanusiaan luar biasa. Ia berharap langkah tersebut dapat menginspirasi masyarakat dan lembaga lain untuk ikut bergerak membantu korban bencana.

“Kami dari MUI mengucapkan terima kasih dan apresiasi. Bantuan ini sangat dibutuhkan, khususnya di Aceh Tamiang dan wilayah Sumatera lainnya. Kondisi di lapangan sangat memprihatinkan, rumah-rumah rusak, air bersih tidak ada, pakaian dan makanan sangat terbatas,” ujar Khoiron, yang mengaku baru saja meninjau langsung lokasi terdampak di Aceh Tamiang.

Ia menambahkan, IKADI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari MUI, sehingga kegiatan kemanusiaan semacam ini perlu terus dikembangkan sebagai wujud kepedulian dan ukhuwah.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Laznas IKADI, Eddy Susianto menjelaskan bahwa pelepasan truk kemanusiaan ini merupakan pengiriman logistik besar pertama yang dilakukan secara langsung, meski sebelumnya Laznas IKADI telah menyalurkan bantuan dalam bentuk dana ke berbagai titik bencana.

“Hari ini kita lepas truk kemanusiaan yang membawa bantuan logistik. Sebelumnya, sudah ada 23 titik daerah bencana yang kita bantu melalui pengiriman dana. Hingga kini, ratusan juta rupiah telah disalurkan untuk penanganan bencana di Sumatera,” jelas Eddy.

Ia menyebut, truk kemanusiaan diperkirakan menempuh perjalanan sekitar lima hari dan akan dipusatkan di Aceh Tamiang, sebelum bantuan didistribusikan ke wilayah lain seperti Medan dan daerah sekitarnya. Bantuan yang dibawa meliputi bahan makanan, pakaian, perlengkapan bayi, kasur, serta kebutuhan dasar lainnya.

"Untuk dua truk ini nilai bantuannya sekitar Rp 250 juta," kata Eddy.

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |