REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim Triple A yang beranggotakan Afra Nur Rafifah, Aqil Syafiq Ramadhan, dan Muhammad Ahsan Rizqi, mahasiswa Program Studi Informatika (S1) Fakultas Teknologi Informasi, berhasil meraih Juara 3 kategori Design UI/UX dalam ajang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IndoCEISS 2026.
Kompetisi bertema 'Digital Innovation and Creative Intelligence for Sustainable Future' tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menampilkan inovasi digital yang mampu menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan. Pengumuman pemenang dilaksanakan pada Jumat 10 Juli 2026 setelah melalui proses penilaian oleh dewan juri.
Dalam kompetisi tersebut, Tim Triple A mengusung karya bertajuk EcoSync – Platform Pengolahan Limbah Menjadi Nilai Tambah Berbasis Blockchain. Inovasi ini menghadirkan rancangan antarmuka dan pengalaman pengguna (UI/UX) untuk platform digital yang menghubungkan tiga pemangku kepentingan, yakni nasabah, pengelola, dan administrator. Konsep tersebut dirancang agar proses pengelolaan limbah berlangsung lebih terintegrasi, transparan, dan efisien.
Keunggulan EcoSync terletak pada desain yang berpusat pada kebutuhan pengguna (user-centered design). Setiap pengguna memperoleh pengalaman yang intuitif, mulai dari pencatatan transaksi, pengelolaan operasional, hingga pemantauan data secara real time, sehingga mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah berbasis teknologi.
Salah satu anggota tim, Afra Nur Rafifah, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih bersama timnya. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses riset, kolaborasi, dan penyempurnaan desain yang dilakukan secara konsisten.
“Kami sangat bersyukur dapat meraih Juara 3. Kompetisi ini memberikan pengalaman berharga karena kami ditantang untuk tidak hanya membuat desain yang menarik, tetapi juga mampu memahami kebutuhan pengguna dan menghadirkan solusi yang relevan. Semoga EcoSync dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Afra.
Koordinator Kemahasiswaan Universitas Nusa Mandiri, Taopik Hidayat, memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Tim Triple A. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan mahasiswa UNM tidak hanya unggul dalam penguasaan teknologi, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang memiliki nilai sosial dan berdaya saing di tingkat nasional.
“Prestasi Tim Triple A menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri mampu bersaing melalui karya yang inovatif dan solutif. Kami terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi sebagai sarana mengasah kompetensi, memperluas jejaring, serta membangun portofolio yang akan menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia kerja maupun dunia usaha,” kata Taopik dalam rilis yang diterima, Rabu (15/7/2026).
Taopik menambahkan Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat ekosistem kemahasiswaan yang mendukung lahirnya prestasi akademik maupun nonakademik melalui pembinaan, pendampingan dosen, serta fasilitasi keikutsertaan mahasiswa dalam berbagai kompetisi nasional dan internasional.
“Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis, kami berkomitmen menghadirkan lingkungan yang mampu mendorong mahasiswa berani berinovasi, berkolaborasi, dan menghasilkan karya yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama kampus di berbagai ajang bergengsi,” ucap Taopik.
Ia menegaskan bahwa prestasi Tim Triple A semakin memperkuat kiprah mahasiswa Universitas Nusa Mandiri dalam menghasilkan inovasi digital yang kompetitif di tingkat nasional.
“Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mencetak talenta digital yang kreatif, inovatif, dan siap memberikan kontribusi bagi pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi,” kata dia.

11 hours ago
10











































