Kesehatan Mata Anak Jadi Perhatian di Tengah Maybank Marathon Bali 2026

3 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, GIANYAR — Isu kesehatan mata anak masih membutuhkan perhatian, terutama terhadap katarak kongenital yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan sejak lahir. Pentingnya deteksi dan penanganan sejak dini menjadi perhatian yang diangkat melalui gerakan sosial #RunForCongenitalCataract dalam ajang Maybank Marathon Bali 2026.

Gerakan tersebut kembali dijalankan Optik Tunggal bersama ZEISS, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), dan New Balance Eyewear. Tahun ini menjadi tahun ketiga #RunForCongenitalCataract dibawa ke ajang lari tersebut.

CEO Optik Tunggal Alexander F. Kurniawan mengatakan olahraga dapat menjadi ruang untuk meningkatkan perhatian publik terhadap kesehatan mata anak. Menurut dia, gerakan tersebut diharapkan dapat mendorong lebih banyak pihak memahami pentingnya perhatian terhadap katarak kongenital.

"Dalam tiga tahun terakhir, kami membawa #RunForCongenitalCataract ke Maybank Marathon sebab kami melihat olahraga sebagai ruang yang relevan untuk mengangkat isu kesehatan mata anak," ujar Alexander.

Selain melalui ajang lari, kampanye tersebut juga dilakukan melalui tantangan digital di media sosial. Ratusan video telah dikirimkan masyarakat untuk menyuarakan pentingnya kesehatan mata dan deteksi dini katarak kongenital.

Pesan tersebut kemudian dibawa ke lintasan Maybank Marathon Bali 2026 melalui 26 pelari yang diberangkatkan Optik Tunggal.

Katarak kongenital merupakan kondisi pada mata yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan sejak lahir. Kondisi tersebut membutuhkan deteksi dan penanganan sedini mungkin. Dalam gerakan ini, Optik Tunggal menyatakan dukungannya diwujudkan melalui pendampingan kebutuhan penglihatan anak sesuai kondisi masing-masing.

"Setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk melihat, belajar, dan menikmati masa tumbuh kembangnya. Karena itu, kami ingin terus mengambil bagian dalam memastikan anak-anak dengan Katarak Kongenital mendapatkan dukungan yang mereka perlukan," kata Alexander.

Gerakan tersebut juga mengusung target 2.025 kacamata bagi anak-anak dengan katarak kongenital. Target itu disebut menjadi bagian dari upaya menerjemahkan kepedulian terhadap kesehatan mata anak ke dalam dukungan yang lebih konkret.

Pesan mengenai pentingnya deteksi dini juga disuarakan aktris Asri Welas yang terlibat dalam #RunForCongenitalCataract tahun ini. Keterlibatannya memiliki latar belakang personal setelah putranya didiagnosis mengalami katarak kongenital pada 2017.

Pengalaman tersebut membuat Asri melihat pentingnya dukungan tenaga medis, keluarga, dan komunitas bagi orang tua yang mendampingi anak dengan kondisi serupa.

"Saya ingin setiap langkah yang saya ambil juga membawa perhatian pada kesehatan mata anak. Masih banyak hal yang perlu kita ketahui bersama, termasuk pentingnya pemeriksaan mata sejak dini serta dukungan dari komunitas bagi orang tua yang sedang mendampingi anaknya," ujar Asri.

Dia berharap semakin banyak orang tua yang peka terhadap kondisi penglihatan anak, terbuka untuk berbagi pengalaman, dan tidak menunda pemeriksaan mata.

Tahun ini Asri kembali mengikuti Maybank Marathon Bali 2026 bersama Optik Tunggal. Menurut dia, pengalaman pribadi tersebut menjadi alasan untuk terus terlibat dalam upaya meningkatkan perhatian terhadap kesehatan mata anak.

Maybank Marathon Bali 2026 menghadirkan pelari dari dalam dan luar negeri dengan sejumlah kategori, yakni Marathon sejauh 42,195 kilometer, Half Marathon 21,1 kilometer, dan 10K. Ajang tersebut disebut sebagai lomba lari internasional yang telah meraih predikat Elite Label Road Race dari World Athletics.

Bagi Optik Tunggal, keterlibatan dalam Maybank Marathon telah berlangsung lebih dari satu dekade. Perusahaan menyatakan gerakan #RunForCongenitalCataract diharapkan dapat terus berjalan dan memberikan dukungan bagi anak-anak dengan katarak kongenital.

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |