Keutamaan Bulan Rajab Dimuliakan Allah dan Waktu Pertama Kali Perintah Sholat

1 day ago 15

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Umat Islam sebentar lagi akan memperingati peristiwa agung Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 27 Rajab 1447 Hijriyah. Rajab sendiri merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, bersama Dzulqa'dah, Dzulhijjah dan Muharram. Keistimewaan Rajab semakin menegaskan kedudukannya dalam sejarah Islam, karena pada bulan inilah untuk pertama kalinya Allah SWT mewajibkan sholat sebagai fondasi utama kehidupan spiritual umat Islam.

Nabi Muhammad SAW bersabda, "Setahun itu ada 12 bulan, dan di antaranya ada empat bulan mulia, tiga bulan berurutan yakni Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab Mudhar yang ia itu berada antara Jumada dan Syaban." (Muttafaq 'Alaiyh).

Allah SWT dalam firman-Nya juga melarang manusia berperang di bulan haram (suci) yang dimuliakan. Hal ini tertulis dalam Surah Al-Baqarah ayat 217.

يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الشَّهْرِ الْحَرَامِ قِتَالٍ فِيْهِۗ قُلْ قِتَالٌ فِيْهِ كَبِيْرٌ ۗ وَصَدٌّ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَكُفْرٌۢ بِهٖ وَالْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَاِخْرَاجُ اَهْلِهٖ مِنْهُ اَكْبَرُ عِنْدَ اللّٰهِ ۚ وَالْفِتْنَةُ اَكْبَرُ مِنَ الْقَتْلِ ۗ وَلَا يَزَالُوْنَ يُقَاتِلُوْنَكُمْ حَتّٰى يَرُدُّوْكُمْ عَنْ دِيْنِكُمْ اِنِ اسْتَطَاعُوْا ۗ وَمَنْ يَّرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِيْنِهٖ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَاُولٰۤىِٕكَ حَبِطَتْ اَعْمَالُهُمْ فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ ۚ وَاُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ

Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang berperang pada bulan haram. Katakanlah, "Berperang dalam bulan itu adalah (dosa) besar. Tetapi menghalangi (orang) dari jalan Allah, ingkar kepada-Nya, (menghalangi orang masuk) Masjidil Haram, dan mengusir penduduk dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) dalam pandangan Allah. Sedangkan fitnah lebih kejam daripada pembunuhan. Mereka tidak akan berhenti memerangi kamu sampai kamu murtad (keluar) dari agamamu, jika mereka sanggup. Barangsiapa murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itu sia-sia amalnya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya." (QS Al-Baqarah: 217).

Pertama Kali Perintah Sholat

Sebelum sholat lima waktu yang wajib disyariatkan, sesungguhnya Rasulullah SAW dan para sahabat sudah melakukan ibadah sholat. Hanya saja ibadah sholat itu belum seperti shalat lima waktu yang disyariatkan sekarang ini.

Barulah pada malam Miraj disyariatkan sholat lima kali dalam sehari semalam yang asalnya 50 kali. Peristiwa Isra ini dicatat dalam sejarah terjadi pada 27 Rajab tahun ke-5 sebelum peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah. Sebagaimana tertulis dalam hadits Nabawi berikut ini.

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu, "Telah difardhukan kepada Nabi Muhammad SAW sholat pada malam beliau diisrakan 50 sholat. Kemudian dikurangi hingga tinggal 5 sholat saja. Lalu diserukan, "Wahai Muhammad, perkataan itu tidak akan tergantikan, dan dengan lima sholat ini sama bagimu dengan 50 kali sholat." (HR Imam Ahmad, An-Nasai dan dishahihkan oleh At-Tirmidzi)

Sebagian dari mazhab Al-Hanafiyah mengatakan bahwa shalat disyariatkan pada malam Isra, namun tahunnya bukan lima tahun sebelum hijrah, melainkan pada tanggal 17 Ramadhan, 1,5 tahun sebelum hijrah Nabi Muhammad SAW, dikutip dari laman Rumah Fiqih.

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |