Setahun Berdiri, Danantara Perkuat Fondasi Transformasi Ekonomi Nasional

5 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Danantara Indonesia menandai satu tahun perjalanan kelembagaannya melalui kegiatan refleksi bersama yang diselenggarakan di Wisma Danantara, Jakarta, pada Selasa (11/3/2026). Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada seluruh insan Danantara Indonesia mengenai pentingnya menjaga integritas, disiplin tata kelola, serta orientasi jangka panjang dalam pengelolaan aset negara guna memperkuat fondasi pembangunan ekonomi nasional.

"Kita bersyukur Indonesia kini memiliki sebuah lembaga pengelola investasi negara yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund di tingkat global," ujar Prabowo.

Prabowo mengaku telah melihat kinerja pengelolaan aset negara meningkat secara signifikan dalam satu tahun terakhir berkat manajemen yang baik, tata kelola yang disiplin, serta komitmen yang kuat. Prabowo ingin Danantara terus memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja agar pengelolaan aset negara benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia.

CEO Danantara Indonesia Rosan menyampaikan, tahun pertama perjalanan Danantara Indonesia difokuskan pada pembangunan fondasi kelembagaan dan tata kelola, sekaligus memulai berbagai inisiatif strategis yang menjadi dasar transformasi pengelolaan aset negara.

Sebagai entitas induk yang menjalankan mandat pengelolaan strategis aset negara, ucap Rosan, Danantara pada tahun pertama berfokus pada pembangunan fondasi tata kelola kelembagaan. "Sepanjang 2025, BPI Danantara telah menyusun lebih dari 27 kebijakan tata kelola (governance framework) yang diselaraskan dengan peraturan perundang-undangan untuk memastikan pengelolaan aset negara berjalan secara transparan, akuntabel, dan profesional," ujar Rosan.

Dalam mendukung stabilitas dan penguatan fundamental perusahaan negara, sambung Rosan, Danantara juga berperan dalam mendukung pelaksanaan sejumlah program prioritas pemerintah, antara lain Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis, serta pengembangan perumahan bagi masyarakat sekaligus membuka peluang penciptaan lapangan pekerjaan.

Rosan mengatakan Danantara juga memperkuat dimensi dampak sosial melalui pembentukan Yayasan Danantara Indonesia Trust Fund pada Oktober 2025.

"Inisiatif ini dirancang sebagai platform filantropi sovereign wealth fund yang mendorong investasi sosial di sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, serta air dan sanitasi," sambung Rosan.

Sebagai bagian dari pengembangan ekosistem global, lanjut Rosan, Danantara juga menginisiasi forum SWF Philanthropy Learning Lab bersama berbagai lembaga internasional untuk memperkuat praktik terbaik pengelolaan dana sosial jangka panjang. Rosan menyebut penguatan fondasi kelembagaan ini turut tercermin dalam persepsi publik, dengan sekitar 93 persen pemberitaan mengenai Danantara Indonesia berada dalam sentimen positif.

"Ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap arah transformasi yang sedang dijalankan," ucap Rosan.

Melalui Danantara Asset Management (DAM), Rosan menyampaikan Danantara Indonesia menjalankan mandat pengelolaan dan transformasi portofolio BUMN dengan fokus pada restrukturisasi bisnis dan keuangan, streamlining dan konsolidasi portofolio, serta pengembangan usaha pada sektor-sektor strategis.

Upaya ini diarahkan untuk membangun perusahaan-perusahaan dalam ekosistem Danantara Indonesia yang lebih adaptif, berdaya saing, serta mampu menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi sosial yang nyata bagi perekonomian nasional.

"DAM menjalankan proses streamlining secara bertahap melalui berbagai langkah strategis seperti likuidasi, merger, maupun divestasi terhadap entitas yang tidak lagi menjadi prioritas," sambung Rosan.

Rosan mengatakan proses ini dilakukan dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang kuat, disiplin portofolio, serta pendekatan berbasis kinerja guna memastikan setiap entitas BUMN memiliki peran strategis yang jelas dalam ekosistem ekonomi nasional. Langkah ini sekaligus diarahkan untuk membentuk struktur BUMN yang lebih efisien, fokus, serta memiliki fondasi bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Di sisi pengembangan industri nasional, sambung Rosan, Danantara juga mendorong berbagai inisiatif hilirisasi lintas sektor dengan potensi nilai investasi sekitar 26 miliar dolar AS yang diharapkan dapat memperluas kapasitas industri.

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |