Keluarga penerima manfaat (KPM) antre menerima bantuan pangan di Kantor Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). Pemerintah menargetkan penyaluran bantuan bagi 33,2 juta KPM berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kelompok desil 1–4, dengan total stok mencapai 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng. (FOTO : ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
Keluarga penerima manfaat (KPM) antre menerima bantuan pangan di Kantor Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). Pemerintah menargetkan penyaluran bantuan bagi 33,2 juta KPM berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kelompok desil 1–4, dengan total stok mencapai 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng. (FOTO : ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
Petugas melayani warga dari keluarga penerima manfaat (KPM) saat menerima bantuan pangan di Kantor Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). Pemerintah menargetkan penyaluran bantuan bagi 33,2 juta KPM berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kelompok desil 1–4, dengan total stok mencapai 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng. (FOTO : ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Keluarga penerima manfaat (KPM) antre menerima bantuan pangan di Kantor Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026).
Pemerintah menargetkan penyaluran bantuan bagi 33,2 juta KPM berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kelompok desil 1–4, dengan total stok mencapai 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng.
sumber : Antara Foto

2 hours ago
8















































