5 Ancaman Membiarkan Shaf Terdepan Sholat Kosong, Padahal Sering Diabaikan

7 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Syariat Islam yang mulia ini datang dalam keadaan sempurna dan menyeluruh. Tidak ada satu pun kebaikan yang bermanfaat bagi manusia kecuali syariat mendorong dan mengajarkannya.

Sebaliknya, tidak ada keburukan atau bahaya yang mengancam manusia kecuali syariat telah memperingatkan darinya.

Di antara ajaran terbesar yang dibawa oleh syariat ini adalah sholat, beserta segala hal yang berkaitan dengan kesempurnaan dan penyempurnaannya.

Termasuk di dalamnya adalah masjid, adab berjamaah, serta keutamaan menempati dan menjaga saaf-shaf terdepan.

Banyak hadis Nabi Muhammad SAW yang mendorong kaum Muslimin untuk segera mengisi kekosongan dalam shaf, menyambung barisan, tidak memutusnya, serta tidak meremehkan keutamaan shaf pertama.

Beberapa di antaranya bahkan memberikan peringatan bahaya jika shaf-shaf terdapat tersebut tidak terpenuhi. Berikut in diantaranya.

Pertama, hadis riwayat Muslim dari Abu Mas’ud RA.

عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ مَنَاكِبَنَا فِي الصَّلَاةِ وَيَقُولُ اسْتَوُوا وَلَا تَخْتَلِفُوا فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ لِيَلِنِي مِنْكُمْ أُولُو الْأَحْلَامِ وَالنُّهَى ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ قَالَ أَبُو مَسْعُودٍ فَأَنْتُمْ الْيَوْمَ أَشَدُّ اخْتِلَافًا

Dari Abu Mas’ud RA, ia berkata, Rasulullah SAW biasa merapikan pundak-pundak kami ketika sholat seraya bersabda. “Luruskanlah barisan kalian dan jangan berselisih, karena jika kalian berselisih maka hati kalian pun akan berselisih.

Hendaklah yang berada tepat di belakangku adalah orang-orang yang berakal dan berilmu, kemudian yang setelah mereka, lalu yang setelah mereka.” Abu Mas’ud berkata, “Kalian pada hari ini jauh lebih banyak perselisihannya.” (HR Muslim)

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |