REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, Jurusan Sistem Informasi menjadi salah satu program studi (prodi) yang kian diminati generasi muda. Prodi ini menawarkan perpaduan teknologi informasi dan bisnis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Banyak siswa SMA maupun SMK yang masih bertanya-tanya mengenai materi yang dipelajari di Jurusan Sistem Informasi.
Berbeda dengan prodi yang berfokus pada pemrograman secara mendalam, Sistem Informasi mengajarkan bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan bisnis, organisasi, dan perusahaan agar bekerja lebih efektif dan efisien.
Mahasiswa Sistem Informasi mempelajari berbagai mata kuliah yang terkait teknologi dan manajemen. Di antaranya dasar pemrograman, analisis dan perancangan sistem, basis data, pengembangan website dan aplikasi mobile, hingga manajemen proyek teknologi informasi.
Selain itu, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai bisnis digital. Materi tersebut mencakup pemanfaatan teknologi untuk mendukung strategi bisnis modern, pemasaran digital, serta pengembangan perusahaan berbasis teknologi.
Kombinasi kompetensi ini membuat lulusan Sistem Informasi punya kemampuan fleksibel dan sesuai kebutuhan industri saat ini.
Kepala Kampus Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Yogyakarta, Sardiarinto, mengatakan kebutuhan tenaga profesional yang mampu memahami teknologi sekaligus proses bisnis terus meningkat di berbagai sektor industri.
"Jurusan Sistem Informasi pilihan yang relevan di era transformasi digital karena mahasiswa tidak hanya belajar teknologi, juga memahami bagaimana teknologi tersebut diterapkan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan bisnis dan organisasi. Kompetensi ini sangat dibutuhkan dunia kerja saat ini," ujar Sardiarinto dalam keterangan, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin cepat menuntut hadirnya SDM adaptif dan mampu menjembatani kebutuhan bisnis dengan solusi digital. Lulusan Prodi Sistem Informasi memiliki peluang karier cukup luas di berbagai bidang.
Lulusan prodi ini dapat berkarier sebagai System Analyst, Web Developer, IT Support, Data Analyst, Konsultan IT, Database Administrator, hingga Business Analyst. Peluang ini tersedia di berbagai sektor, mulai dari perusahaan teknologi, perbankan, pemerintahan, pendidikan, rumah sakit, hingga perusahaan rintisan berbasis digital.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI kampus Yogyakarta menghadirkan Program Studi Sistem Informasi yang dirancang sesuai kebutuhan industri. Mahasiswa UBSI juga mendapatkan pengalaman belajar melalui sistem Hybrid Learning, dukungan sertifikasi BNSP, fasilitas kampus yang lengkap, serta lingkungan akademik yang telah terakreditasi Unggul.
Tidak hanya itu, UBSI menyediakan berbagai program beasiswa dan dukungan pengembangan karier melalui BSI Career Center (BCC). Fasilitas ini diharapkan membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Sardiarinto menambahkan, pembelajaran yang terintegrasi dengan kebutuhan industri menjadi salah satu fokus utama UBSI dalam mencetak talenta digital masa depan.
"Kami berupaya menyiapkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan begitu, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di era digital," kata dia.
Seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di bidang teknologi informasi, Jurusan Sistem Informasi menjadi salah satu pilihan yang memiliki prospek menjanjikan.
Melalui pembelajaran yang menggabungkan teknologi dan bisnis, mahasiswa diharapkan mampu menjadi talenta digital yang siap berkontribusi dalam mendukung transformasi digital di berbagai sektor.

16 hours ago
15















































