REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL -- Perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang semakin pesat mendorong kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi digital. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi (Prodi) Teknologi Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tegal terus memperkuat kualitas pembelajaran untuk mencetak generasi digital unggul yang siap menghadapi era AI.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI menghadirkan sistem pembelajaran yang dirancang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Mahasiswa tidak hanya dibekali pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman praktik yang mendukung kesiapan mereka memasuki dunia kerja digital.
Ketua Prodi Teknologi Informasi UBSI kampus Tegal, Suleman, mengatakan, perkembangan AI harus disikapi sebagai peluang untuk meningkatkan kompetensi generasi muda. Karena itu, perguruan tinggi memiliki peran penting menyiapkan lulusan yang adaptif terhadap perubahan teknologi.
"AI telah menjadi bagian transformasi di berbagai sektor industri. Maka, mahasiswa perlu dibekali kemampuan teknologi yang relevan, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan menyelesaikan masalah agar mampu beradaptasi dan bersaing di masa depan," ujar Suleman dalam keterangannya di Tegal, Selasa (2/6/2026).
Di Prodi Teknologi Informasi UBSI kampus Tegal, mahasiswa mempelajari berbagai bidang yang menjadi kebutuhan utama industri digital. Materi pembelajaran mencakup pemrograman, jaringan komputer, keamanan siber, Internet of Things (IoT), hingga implementasi AI.
Pembelajaran juga didukung metode project-based learning yang memungkinkan mahasiswa mengerjakan berbagai proyek teknologi secara langsung. Melalui pendekatan ini, mahasiswa bisa memahami penerapan teknologi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan nyata di lingkungan industri.
Selain kegiatan akademik, mahasiswa turut didorong mengikuti seminar teknologi, workshop digital, kompetisi, hingga kolaborasi bersama dunia industri dan komunitas teknologi informasi. Aktivitas tersebut menjadi sarana untuk memperluas wawasan sekaligus membangun pengalaman profesional sejak dini.
Tidak hanya berfokus pada penguasaan teknologi, Prodi Teknologi Informasi UBSI kampus Tegal memberikan perhatian pada pengembangan soft skill mahasiswa. Kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, dan problem solving menjadi bagian penting yang terus diperkuat selama masa perkuliahan.
Menurut Suleman, kombinasi antara hard skill dan soft skill menjadi bekal yang dibutuhkan lulusan untuk menghadapi dinamika dunia kerja modern. Perusahaan saat ini tidak hanya mencari individu yang menguasai teknologi, tetapi juga mampu berkolaborasi dan beradaptasi dengan perubahan.
"Kami berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan kompetensi secara menyeluruh. Harapannya, lulusan Teknologi Informasi UBSI kampus Tegal menjadi talenta digital yang inovatif, kompeten, dan siap berkontribusi dalam perkembangan industri berbasis teknologi," kata Suleman.
Dukungan dosen profesional, fasilitas pembelajaran digital, serta kurikulum yang disusun berdasarkan kebutuhan industri menjadi bagian dari upaya UBSI kampus Tegal dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Lingkungan belajar yang adaptif juga membantu mahasiswa mengikuti perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.
Seiring semakin luasnya pemanfaatan AI di berbagai bidang, kebutuhan terhadap tenaga profesional digital diperkirakan terus meningkat.
Melalui pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri, Prodi Teknologi Informasi UBSI kampus Tegal berupaya menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang di era transformasi digital.

16 hours ago
12















































