REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Komitmen kemanusiaan lintas negara membantu rakyat Palestina kembali diperkuat. Berlokasi di Gedung Filantropi, Jumat (7/8/2026), Dompet Dhuafa dan King Hussein Cancer Foundation (KHCF), Yordania, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU).
Ini langkah strategis dalam mendukung perawatan pasien kanker asal Gaza, Palestina, beserta keluarga pendamping mereka yang tengah menjalani pengobatan di King Hussein Cancer Center (KHCC), Amman, Yordania.
Penandatanganan di kantor Pusat Dompet Dhuafa, Jakarta dilakukan Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini, bersama Director Corporate, Fundraising Programs and Development Department KHCF, Madeleine El-Sallaq.
Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam memperluas kerja sama kemanusiaan Indonesia-Yordania, sekaligus memastikan keberlangsungan layanan kesehatan dan dukungan sosial bagi para penyintas kanker yang berhasil dievakuasi dari Jalur Gaza.
Juwaini menyatakan, Dompet Dhuafa terus berkomitmen membantu rakyat Palestina, khususnya para pasien kanker beserta keluarga yang mendampingi mereka selama menjalani pengobatan di KHCC.
‘’Dukungan kami tidak hanya pada aspek medis, juga kebutuhan hidup para pendamping pasien yang selama berbulan-bulan harus meninggalkan rumah dan kehidupannya akibat perang," ujarnya dalam keterangan, Selasa (11/8/2026).
Ia menambahkan, sejak pecahnya perang besar pada Oktober 2023, masyarakat Gaza menghadapi krisis kemanusiaan yang semakin kompleks.
Selain korban akibat serangan, ribuan penderita penyakit kronis seperti kanker mengalami kesulitan memperoleh layanan kesehatan karena banyak rumah sakit di Gaza rusak atau tidak lagi beroperasi secara optimal.
KHCF merupakan yayasan nasional independen, non-pemerintah, dan nirlaba yang didirikan pada 2001 melalui Dekrit Kerajaan Yordania. Yayasan ini mendukung operasional KHCC, salah satu pusat layanan kanker terkemuka di kawasan Timur Tengah.
Sejak awal konflik pada 2023, KHCC telah menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama bagi pasien kanker yang dievakuasi dari Gaza. Hingga saat ini, rumah sakit tersebut telah menerima 260 pasien kanker asal Gaza, yang didampingi oleh 567 anggota keluarga.
Selain menjalani pengobatan, para pasien dan keluarga juga membutuhkan dukungan biaya hidup, akomodasi, konsumsi, transportasi, serta kebutuhan sehari-hari selama berada di Yordania.
Melalui kerja sama ini, Dompet Dhuafa akan berkontribusi dalam memenuhi berbagai kebutuhan kemanusiaan tersebut melalui penghimpunan dukungan dari masyarakat Indonesia.
Director Corporate, Fundraising Programs and Development Department KHCF, Madeleine El-Sallaq, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kepedulian Dompet Dhuafa terhadap kondisi masyarakat Palestina.
"Kami sangat menghargai respons cepat dan komitmen Dompet Dhuafa serta masyarakat Indonesia. Dukungan ini membantu kami memberikan pengobatan terbaik sekaligus memenuhi kebutuhan logistik pasien kanker dari Gaza beserta keluarga pendamping mereka,’’ ujarnya.
Ia menambahkan, bantuan ini menghadirkan harapan bagi mereka yang telah kehilangan begitu banyak akibat konflik.
Menurutnya, kolaborasi dengan lembaga kemanusiaan Indonesia merupakan bentuk solidaritas global yang sangat berarti bagi para penyintas Gaza yang kini harus melanjutkan perjuangan hidup jauh dari tanah kelahiran mereka.
Penandatanganan kesepahaman ini menjadi bagian dari upaya Dompet Dhuafa memperkuat diplomasi kemanusiaan internasional, khususnya melalui kolaborasi dengan institusi kesehatan dan lembaga kemanusiaan terpercaya di kawasan Timur Tengah.
Selama lebih dari dua dekade, Dompet Dhuafa konsisten menghadirkan berbagai program kemanusiaan di Palestina, mulai dari bantuan pangan, layanan kesehatan, penyediaan air bersih, pemulihan psikososial, pendidikan, hingga bantuan darurat bagi korban konflik.
Melalui kemitraan strategis dengan KHCF, Dompet Dhuafa berharap semakin banyak pasien kanker asal Gaza memperoleh kesempatan melanjutkan pengobatan dengan layak, sekaligus mendapatkan dukungan kemanusiaan yang menyeluruh selama proses pemulihan.
Di tengah krisis yang masih berlangsung, kerja sama ini menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat Indonesia terus hadir melampaui batas negara.
Solidaritas kemanusiaan diharapkan dapat menjadi harapan baru bagi rakyat Palestina untuk tetap bertahan, memperoleh akses layanan kesehatan yang layak, dan menjaga martabat kehidupan mereka di tengah situasi yang penuh keterbatasan.

6 hours ago
6









































