Warga menampung air dari mata air di kebun kelapa sawit Desa Danau Embat, Batang Hari, Jambi, Senin (24/8/2026). Mata air tersebut menjadi sumber air alternatif bagi warga Desa Danau Embat dan Terusan setelah sumur mereka mulai mengering akibat kemarau. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
Warga mengambil air dari mata air yang berada di tengah perkebunan kelapa sawit Desa Danau Embat. Air tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama minum dan mencuci, setelah kemarau berlangsung sekitar tiga pekan. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Kemarau yang berlangsung selama tiga pekan mulai menyulitkan warga Desa Danau Embat dan Terusan, Batang Hari, Jambi, mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Sumur-sumur warga perlahan mengering, membuat mereka beralih ke mata air yang berada di tengah perkebunan kelapa sawit.
Warga mendatangi sumber air tersebut untuk menampung air yang digunakan untuk minum, mencuci, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Di tengah musim kemarau, mata air menjadi tumpuan warga untuk tetap memenuhi kebutuhan air ketika sumber air di sekitar permukiman mulai terbatas.
sumber : Antara Foto

2 hours ago
3














































