Ukraina Serang Sochi Dekat Vila Putin, Rusia Klaim 399 Drone Ditembak Jatuh

9 hours ago 9

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW — Perang Rusia-Ukraina kembali menjalar jauh dari garis depan. Gelombang serangan drone menghantam kawasan Sochi di pesisir Laut Hitam, Rusia, dekat salah satu kompleks kediaman yang dikaitkan dengan Presiden Vladimir Putin.

Media Inggris The Telegraph pada Senin, 14 September 2026, melaporkan Ukraina melancarkan serangan ke Sochi pada malam sebelumnya. Lima orang dilaporkan terluka, termasuk seorang anak, sementara tiga rumah mengalami kerusakan.

Rekaman yang beredar di media sosial disebut memperlihatkan sejumlah drone turun menuju kawasan kota sebelum disusul ledakan besar. Suara sistem pertahanan udara Rusia juga terdengar dalam beberapa rekaman yang beredar.

Otoritas di Krasnodar Krai mengonfirmasi adanya korban luka dan kerusakan rumah. Namun, rincian mengenai sasaran utama serangan pada tahap awal masih simpang siur.

The Telegraph melaporkan sejumlah kanal Telegram lokal menyebut sistem pertahanan udara S-400 menjadi salah satu sasaran serangan. Pada saat laporan awal diterbitkan, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Perkembangan berikutnya memperkuat indikasi bahwa sasaran militer memang berada di kawasan Sochi. Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina pada 14 September menyatakan pasukannya telah menyerang radar multifungsi 92N6 yang menjadi bagian dari sistem pertahanan udara S-400 Triumf di Sochi. Radar tersebut berfungsi melacak sasaran udara dan membantu mengarahkan rudal antipesawat.

Dengan demikian, terdapat perbedaan penting antara laporan awal dan informasi yang muncul kemudian. Klaim bahwa kompleks kediaman Putin menjadi sasaran tetap belum terbukti, tetapi serangan terhadap salah satu komponen S-400 di Sochi kemudian diklaim secara terbuka oleh militer Ukraina.

The Telegraph menyebut salah satu kanal Telegram bahkan mengklaim drone diarahkan ke Bocharov Ruchey, kompleks kediaman musim panas resmi presiden Rusia di pesisir Sochi. Klaim tentang serangan langsung terhadap kediaman itu belum dapat diverifikasi secara independen.

Bocharov Ruchey telah lama menjadi salah satu kediaman penting Putin di luar Moskow. Kompleks itu terletak di kawasan Sochi yang sebelum perang kerap dikunjungi Putin untuk pertemuan resmi maupun kegiatan lainnya.

Namun, frekuensi kunjungan Putin ke Sochi disebut turun drastis sejak drone Ukraina mulai mampu menjangkau kawasan Laut Hitam. The Telegraph melaporkan Putin diyakini hanya dua kali mengunjungi Sochi sejak perang berlangsung dan belum kembali selama hampir 350 hari.

Kekhawatiran keamanan menjadi salah satu faktor yang dikaitkan dengan berkurangnya kunjungan tersebut. Sochi untuk pertama kalinya mulai terkena serangan drone Ukraina pada 2023 dan sejak itu semakin sering berada dalam jangkauan operasi jarak jauh Kyiv.

Sochi sendiri terletak lebih dari 400 mil atau sekitar 640 kilometer dari perbatasan Ukraina. Posisi itu membuat serangan ke kawasan tersebut memiliki arti strategis karena menunjukkan kemampuan Ukraina menjangkau sasaran jauh di dalam wilayah Rusia.

Kota itu juga merupakan salah satu destinasi wisata paling terkenal di Rusia. Jutaan wisatawan datang ke kawasan Laut Hitam tersebut setiap tahun, sehingga serangan berulang menambah tekanan terhadap sistem pertahanan udara dan keamanan sipil Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim 399 drone Ukraina ditembak jatuh di berbagai wilayah Rusia sepanjang malam serangan. Angka tersebut merupakan klaim Moskow dan belum diverifikasi secara independen. The Kyiv Independent juga mencatat otoritas Krasnodar melaporkan lima orang terluka dan tiga rumah rusak di Sochi.

Jumlah drone yang diklaim ditembak jatuh itu menggambarkan skala serangan yang sangat besar apabila angka Rusia akurat. Serangan tidak hanya berpusat di Sochi, tetapi disebut menjadi bagian dari gelombang operasi yang menyasar sejumlah wilayah Rusia dan wilayah Ukraina yang diduduki Moskow.

Staf Umum Ukraina kemudian mengatakan serangan pada 13 September dan malam 13–14 September menyasar berbagai fasilitas militer Rusia. Selain radar S-400 di Sochi, Ukraina mengklaim menyerang lokasi penyimpanan, persiapan, dan peluncuran drone serang di sekitar Kursk serta wilayah Donetsk yang diduduki Rusia.

Serangan terhadap radar S-400 memiliki arti tersendiri dalam perang udara kedua negara. Sistem S-400 merupakan salah satu tulang punggung pertahanan udara jarak jauh Rusia, sedangkan radar 92N6 menjadi salah satu komponen penting untuk mendeteksi sasaran dan mengarahkan rudal.

Dalam beberapa pekan terakhir, sistem pertahanan udara Rusia menjadi salah satu sasaran yang semakin sering diburu Ukraina. Kyiv berusaha melemahkan kemampuan Rusia mendeteksi dan menembak jatuh drone maupun rudal sebelum melancarkan serangan lebih dalam terhadap sasaran militer serta infrastruktur.

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |