MIND ID Tampilkan Praktik Ekonomi Sirkular di Invirotech 2026

12 hours ago 13

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, menghadirkan booth bertajuk “MINERALive: Tambang yang Menghidupkan” dalam ajang Invirotech 2026 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menegaskan dunia usaha memiliki peran penting dalam mendorong penerapan teknologi bersih serta mempercepat implementasi ekonomi sirkular untuk menjawab tantangan lingkungan hidup.

“Dunia usaha memiliki peran penting dalam menerapkan teknologi bersih, meningkatkan kepatuhan lingkungan, dan mempercepat ekonomi sirkular,” kata Jumhur dalam pembukaan Invirotech 2026, Kamis (11/6/2026).

Ia menambahkan, inovasi dan teknologi perlu terus dikembangkan agar mampu memberikan solusi nyata bagi persoalan lingkungan sekaligus mendukung industri menjalankan tanggung jawabnya. “INDO ENVIROTECH merupakan ruang yang mempertemukan gagasan dengan kebutuhan, teknologi dengan persoalan lapangan, inovasi dengan kebijakan, serta komitmen dengan implementasi,” ujarnya.

Menurut dia, teknologi harus memberikan manfaat konkret bagi sektor industri maupun masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Menteri LH meninjau langsung booth MIND ID yang menampilkan berbagai program pengelolaan lingkungan berbasis ekonomi sirkular bersama anggota grupnya.

Kehadiran Grup MIND ID dalam ajang ini menjadi bagian dari upaya menunjukkan praktik nyata pengelolaan limbah yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan dampak lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

MIND ID menegaskan bahwa limbah yang dikelola dengan tepat dapat menjadi sumber daya baru yang bermanfaat bagi lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi. Dalam booth tersebut, MIND ID menampilkan tiga area utama yang merepresentasikan pendekatan pengelolaan limbah terintegrasi.

Pada area pertama, ditampilkan program pengolahan sampah organik berbasis maggot yang telah dijalankan di berbagai wilayah operasional. Selama Invirotech 2026 berlangsung, sampah organik yang dikumpulkan dari pengunjung diolah langsung menggunakan maggot, dengan hasil berupa pengurangan volume sampah dan produksi pupuk organik yang disampaikan secara terbuka.

Pengunjung juga mendapatkan pupuk organik sebagai bentuk edukasi sekaligus ajakan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Pada area kedua, MIND ID menghadirkan demonstrasi pengelolaan sampah plastik melalui alat plastic press dan plastic crusher yang merepresentasikan implementasi program bank sampah di masyarakat.

Pengunjung dapat berpartisipasi dengan menyetorkan sampah plastik yang kemudian diolah sebagai bagian dari proses daur ulang. Selain itu, ditampilkan teknologi 3D printing sebagai representasi pemanfaatan sampah anorganik menjadi produk kerajinan bernilai tambah ekonomi. Inovasi ini menunjukkan bahwa limbah dapat diolah menjadi bahan baku baru yang membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Pada bagian atas booth, MIND ID menghadirkan instalasi bertema “awan mendung dan awan cerah” sebagai simbol komitmen perusahaan terhadap lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Instalasi tersebut merepresentasikan tujuan jangka panjang dari berbagai program pengelolaan limbah yang dijalankan, yakni menciptakan kualitas lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

MIND ID menilai pengelolaan limbah menjadi bagian penting dalam transformasi industri pertambangan menuju praktik yang lebih berkelanjutan. Perusahaan juga berharap semakin banyak dukungan publik terhadap penguatan praktik pengelolaan lingkungan berbasis inovasi dan teknologi.

Bagi MIND ID, pertambangan tidak hanya soal produksi mineral, tetapi juga memastikan setiap proses memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. Sejalan dengan itu, Jumhur menegaskan bahwa pembangunan dan perlindungan lingkungan tidak perlu dipertentangkan.

“Membangun Indonesia bukan berarti mengabaikan lingkungan. Memelihara lingkungan juga bukan berarti melupakan pembangunan. Jangan mempertentangkan pembangunan dengan lingkungan,” tegasnya.

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |