REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO UTARA, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara memberikan dukungan penuh terhadap langkah Badan Keuangan setempat dalam mengoptimalkan pengelolaan dan peningkatan penerimaan daerah melalui retribusi sarang burung walet. Dukungan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Anggota Komisi III sekaligus anggota Badan Anggaran DPRD Gorontalo Utara, Windra Lagarusu, di Gorontalo Utara, Sabtu, menyatakan bahwa optimalisasi penerimaan retribusi dan pajak daerah dari usaha sarang burung walet merupakan langkah yang tepat. Ia menilai potensi ini sangat besar dan perlu dikelola secara serius.
"Kita berharap seluruh pelaku usaha di daerah ini, khususnya usaha burung walet dapat mendukung langkah pemerintah daerah dalam optimalisasi sumber penerimaan atau potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang ada," kata Windra.
Dukungan Melalui Sosialisasi dan Komunikasi
DPRD mendukung upaya Badan Keuangan yang telah melakukan sosialisasi di wilayah Kecamatan Anggrek dan Monano. Kegiatan yang melibatkan para pelaku usaha sarang burung walet ini dinilai tepat untuk mendorong kesadaran dan kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan. Langkah ini sekaligus menjadi strategi untuk memperkuat sumber pendapatan daerah.
Windra mengungkapkan bahwa respon positif ditunjukkan oleh para pengusaha sarang burung walet dalam kegiatan sosialisasi tersebut. "Alhamdulillah para pengusaha walet memberikan respon yang sangat baik. Ini menunjukkan keinginan mereka untuk bersama-sama mendukung peningkatan sumber penerimaan daerah ini, dalam mewujudkan kemandirian fiskal yang berdampak pada kelancaran pembangunan daerah," ujarnya.
Potensi Besar dari Ratusan Usaha Walet
Berdasarkan data dari Badan Keuangan setempat, terdapat lebih dari 100 usaha burung walet yang tersebar di 11 kecamatan di Gorontalo Utara. Jumlah ini menunjukkan potensi sumber penerimaan yang sangat nyata bagi daerah. Usaha sarang burung walet diyakini dapat memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan daerah apabila dikelola secara baik, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Windra menekankan bahwa peningkatan PAD tidak semata-mata tentang kegiatan menarik retribusi dan pajak. Lebih dari itu, pemerintah daerah harus berhasil membangun komunikasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat serta pelaku usaha mengenai pentingnya kontribusi mereka terhadap pembangunan daerah. Pendekatan persuasif dan dialogis diperlukan agar kewajiban perpajakan dipahami bukan sebagai beban, melainkan sebagai bentuk kontribusi bersama.
Pentingnya Data Akurat dan Digitalisasi
Optimalisasi retribusi sarang burung walet juga memerlukan pendataan yang akurat, khususnya terkait lokasi, identitas pelaku usaha, serta potensi sumber penerimaan yang ada. Data akurat akan mendukung pemerintah daerah dalam menyusun langkah penagihan dan pengawasan secara lebih terukur, sekaligus menghindari potensi kebocoran penerimaan daerah.
"Kami (DPRD) berharap pemerintah daerah khususnya Badan Keuangan dan pelaku usaha bisa menjalin komunikasi bersama. Pemerintah daerah memerlukan PAD, sementara pelaku usaha pun memerlukan kepastian hukum dan pelayanan yang baik dalam menjalankan usaha," kata Windra.
DPRD menegaskan kesiapannya untuk menjalankan fungsi pengawasan dan mendorong pemerintah daerah agar pengelolaan potensi penerimaan daerah dilakukan secara optimal dan transparan. Windra juga menyoroti pentingnya pemanfaatan kanal digitalisasi keuangan sebagai prioritas untuk mengelola potensi penerimaan daerah. Digitalisasi akan memudahkan penghitungan penerimaan yang masuk ke kas daerah secara tepat dan mencegah kebocoran yang dapat melunturkan kepercayaan pelaku usaha sebagai wajib pajak.
Sosialisasi tersebut turut dihadiri oleh anggota Komisi II DPRD Gorontalo Utara, Lukum Diko, perwakilan Badan Keuangan, dan Pemerintah Kecamatan Monano. DPRD meyakini bahwa komunikasi yang terbangun dengan baik antara pemerintah daerah dan pelaku usaha akan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penerimaan PAD, tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat dan dunia usaha.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

17 hours ago
20

















































