Kisah Inspiratif Shilva Zohra, Anak Desa Aceh Timur Raih Beasiswa Penuh ke Tiongkok

15 hours ago 16

REPUBLIKA.CO.ID, ACEH TIMUR, – Seorang pelajar asal Desa Julok Tunong, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Shilva Zohra, berhasil meraih beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan ke Hefei Normal University, Tiongkok. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa anak desa mampu menembus seleksi pendidikan internasional melalui perjuangan mandiri.

Zahara, ibunda Shilva Zohra, mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas pencapaian putrinya tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan perjuangan Shilva selama mengikuti seluruh proses seleksi beasiswa.

"Pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan perjuangan Shilva Zohra, selama mengikuti proses untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke Tiongkok," kata Zahara di Aceh Timur, Sabtu (5/9).

Shilva, yang lahir pada 10 April 2008, merupakan siswi kelas XII di SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa. Remaja yang tinggal di Kuta Binjei ini berhasil memperoleh Letter of Acceptance (LoA) sekaligus beasiswa penuh (full scholarship) untuk belajar di Negeri Tirai Bambu.

Perjuangan Mandiri Menuju Kampus Internasional

Perjalanan Shilva menuju kampus di Tiongkok tidak diraih secara instan. Ia mengikuti seluruh proses seleksi dan tahapan pengajuan beasiswa secara mandiri dengan persiapan yang dilakukannya sendiri. Berkat ketekunan dan semangat belajar yang tinggi, ia akhirnya berhasil mengamankan tempat di Hefei Normal University, sebuah universitas negeri yang terletak di Kota Hefei, Provinsi Anhui, Tiongkok.

Shilva akan mengikuti program Predegree 1+4 untuk tahun akademik 2026/2027. Program tersebut terdiri dari satu tahun masa persiapan, termasuk pembelajaran bahasa Mandarin secara intensif, sebelum melanjutkan ke jenjang strata satu selama empat tahun.

Setelah memperoleh LoA dan beasiswa penuh, langkah Shilva menuju pendidikan internasional semakin dekat. Ia juga telah mendapat pemanggilan dari Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Jakarta.

Meski telah mendapatkan beasiswa penuh, Zahara menyadari bahwa perjalanan putrinya masih membutuhkan berbagai persiapan. Oleh karena itu, ia berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk perhatian dari pemerintah daerah dan para pihak yang peduli terhadap pendidikan generasi muda Aceh.

"Kami bersyukur atas kesempatan ini. Tentu kami berharap ada dukungan dan perhatian dari berbagai pihak agar perjalanan pendidikan Shilva nantinya dapat berjalan dengan lancar," ujar Zahara.

Kebanggaan dan Motivasi bagi Generasi Muda

Kepala SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa, Muhammad Rizky, menyebut Shilva sebagai alumni generasi X yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pelajar Aceh mampu bersaing di tingkat internasional.

"Keberhasilan Shilva menjadi bukti pelajar Aceh mampu bersaing di tingkat internasional. Program penguatan kemampuan bahasa asing dan pembelajaran yang diterapkan di sekolah juga terus mendorong para siswa untuk berani membuka peluang pendidikan hingga ke luar negeri," kata Muhammad Rizky.

Apresiasi juga datang dari Camat Julok, Muhammad. Ia mengaku bangga atas prestasi yang diraih Shilva Zohra. Menurutnya, pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kecamatan Julok dan sekaligus membuktikan bahwa anak-anak dari daerah juga memiliki kemampuan untuk bersaing hingga ke tingkat internasional.

"Kami bangga dan mengapresiasi pencapaian ananda Shilva Zohra. Ini menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya di Kecamatan Julok untuk terus belajar, berani bermimpi besar dan tidak pernah menyerah untuk mengejar cita-cita, karena anak desa juga mampu menembus dunia internasional," tegas Muhammad.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |