Petani menanam padi di lahan pertanian baru kawasan Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (20/8/2026). Petani setempat memanfaatkan penyusutan air waduk saat kemarau dengan membuka lahan tidak produktif menjadi lahan pertanian baru. (FOTO : ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
Petani membajak lahan pertanian dengan traktor di kawasan Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri. Tanah yang biasanya terendam kini dimanfaatkan untuk menanam padi sebagai sumber penghasilan tambahan. (FOTO : ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
Bibit padi mulai ditanam di lahan baru kawasan Waduk Gajah Mungkur. Petani memperkirakan tanaman tersebut dapat dipanen sekitar tiga bulan mendatang, bergantung pada kondisi tanaman dan cuaca. Di tengah kemarau dan surutnya air, lahan tersebut menjadi ruang baru bagi petani Wonogiri untuk menanam dan berharap hasil panen dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga. (FOTO : ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
REPUBLIKA.CO.ID, WONOGIRI -- Penyusutan air Waduk Gajah Mungkur saat musim kemarau membuka ruang bagi petani di Wonogiri, Jawa Tengah, untuk kembali mengolah lahan yang sebelumnya tidak produktif. Di hamparan tanah yang muncul seiring surutnya air waduk, petani menanam padi sebagai upaya memanfaatkan musim sekaligus menambah penghasilan keluarga.
Kamis (20/8/2026), aktivitas bertani terlihat di kawasan waduk. Bibit padi ditanam satu per satu di lahan baru yang diharapkan dapat memasuki masa panen sekitar tiga bulan mendatang. Bagi petani, surutnya air waduk bukan sekadar perubahan bentang alam, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali tanah yang selama ini terendam.
sumber : Antara Foto

16 hours ago
17











































