REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perkembangan industri kreatif di kawasan penyangga Jakarta mencatatkan pergerakan baru melalui ekspansi bisnis yang digerakkan oleh Sulung Soekarno Putra, atau yang akrab disapa Putra Barel. Bersama mitranya Diah Fadillah, kreator konten ini mentransformasi arah bisnis Dyputu Studio dari sebuah usaha rumahan skala kecil menjadi entitas bisnis penyedia jasa dokumentasi yang rutin menangani ratusan sekolah dan universitas di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Usaha yang resmi berdiri pada 23 Januari 2023 di sebuah rumah perumahan Graha Melasti, Jalan Melati Raya Blok ED3 Nomor 9, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi tersebut kini telah mengelola empat cabang operasional. Ekspansi ini turut berdampak pada penyerapan puluhan tenaga kerja lokal untuk mengelola fasilitas pelanggan, termasuk pada peluncuran cabang pelayanan terbaru di Jalan Walet, Tambun Selatan.
Penetrasi pasar yang menyasar institusi pendidikan ini sejalan dengan perluasan tren studio foto mandiri di Indonesia pada rentang tahun 2024 hingga 2026. Laporan tren industri kreatif dan demografi konsumen menunjukkan bahwa model bisnis bilik foto otonom kini tidak lagi sekadar melayani segmen hiburan individu, melainkan telah menjadi elemen wajib dalam penyelenggaraan acara korporat serta kegiatan eksternal sekolah. Konsep kendali mandiri melalui sambungan nirkabel memberikan ruang berekspresi yang lebih leluasa bagi para siswa dan mahasiswa tanpa intervensi dari juru kamera profesional. Ketiadaan pihak ketiga di dalam ruangan terbukti efektif untuk memangkas anggaran penyewaan jasa fotografer lepas, sekaligus mempercepat proses pengambilan gambar pada acara berskala besar yang mengutamakan privasi.
Guna mengakomodasi lonjakan permintaan pasar antarbisnis tersebut, manajemen melakukan percepatan pembangunan infrastruktur hanya dalam kurun waktu tiga bulan. Pada bulan pertama operasionalnya di Januari 2023, pengelola hanya sanggup menyediakan satu ruang foto mandiri. Volume kunjungan yang terus meningkat memaksa perusahaan untuk memindahkan basis operasional ke lokasi baru pada April 2023. Fasilitas baru ini langsung dilengkapi dengan tiga ruang tematik yang terdiri atas dua area bilik otonom dan satu area kotak foto lebar berkapasitas massa besar.
Area kotak foto lebar dirancang menggunakan empat pilihan latar belakang yang berlainan guna menyesuaikan dengan warna identitas dari acara tiap institusi penyelenggara.
"Kami menyadari bahwa untuk bisa menangani dokumentasi acara dari ratusan sekolah dan kampus, skala industri rumahan harus diubah menjadi sistem operasional yang terstruktur melalui tata kelola perusahaan yang baik dan ketersediaan sumber daya manusia yang terlatih," kata Putra Barel dalam siaran pers beberapa waktu lalu.
Strategi penetrasi pasar ke kalangan pelajar mendapat dukungan dari penyediaan layanan pelengkap yang terintegrasi secara merata di seluruh cabang. Pihak manajemen menerapkan kebijakan operasional untuk menggratiskan seluruh penggunaan aksesoris pendukung visual bagi setiap pelanggan yang datang. Sebagai langkah perluasan komersial, lini bisnis ini juga membuka sistem penyewaan kostum unik untuk menunjang kualitas estetika gambar agar presisi dengan tema spesifik dari acara sekolah terkait.
Setiap lokasi cabang Dyputu Studio sengaja dirancang menggunakan rancangan interior yang sama sekali berbeda agar para konsumen institusi memiliki lebih banyak pilihan latar visual. Optimalisasi seluruh aset fisik ini menjadi representasi dari misi perusahaan untuk terus menjaga kenyamanan dan kepercayaan pengguna jasa.
"Pendekatan kami bertumpu pada efisiensi ruang, di mana para peserta acara bisa mengoperasikan rana kamera sendiri lewat perangkat pengendali jarak jauh sehingga hasil tangkapan lensa tetap tajam dan ekspresi mereka terekam secara natural," tutur Putra Barel.
Langkah mempertahankan dominasi pasar pada sektor kreatif dokumentasi menuntut pembaruan armada alat secara sistematis. Integrasi peranti keras yang mampu menghasilkan resolusi tinggi dengan peranti lunak berbasis kecerdasan buatan akan menjadi penentu daya saing studio foto mandiri dalam memfasilitasi kegiatan institusi publik.
"Tuntutan pasar ke depannya akan berpusat pada integrasi perangkat lunak pencetakan yang lebih cepat, sehingga kami meremajakan sistem kamera serta mesin cetak secara periodik agar aliran antrean pada acara berskala besar tetap tertangani dengan efisien," ujar Putra Barel.

9 hours ago
12










































