REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lebaran identik dengan momen berkumpul bersama keluarga di rumah, menikmati hidangan khas, hingga berbagi cerita setelah lama tak bertemu. Namun, bagi sebagian orang, kebersamaan tersebut tidak selalu bisa dirasakan secara langsung karena ada anggota keluarga yang sedang merantau atau tinggal di luar negeri.
Meski terpisah jarak, kehangatan Lebaran tetap bisa dibagikan dengan berbagai cara sederhana, salah satunya dengan kirim paket ke luar negeri kepada keluarga atau kerabat yang sedang tinggal di sana. Layanan pengiriman internasional pun kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan rasa rindu kepada orang terdekat di momen Hari Raya. Malaysia menjadi salah satu negara tujuan pengiriman paket dari Indonesia yang cukup tinggi.
Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, mengatakan, masyarakat seringkali memanfaatkan layanan ekspedisi untuk mengirimkan paket kepada keluarga atau kerabat yang berada di luar negeri, termasuk pada momen Lebaran. Umumnya, paket tersebut berisi kebutuhan personal hingga berbagai produk dan makanan khas Indonesia yang ingin dibagikan kepada orang terdekat.
Agar paket dapat sampai dengan aman dan tepat waktu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengirimkannya ke luar negeri. Berikut beberapa tips yang dapat menjadi panduan bagi masyarakat sebelum mengirim paket internasional.
Perhatikan Aturan Barang yang Boleh Dikirim
Sebelum mengirim paket ke luar negeri, penting untuk memahami aturan barang yang diperbolehkan masuk ke negara tujuan. “Setiap negara memiliki ketentuan berbeda mengenai jenis barang yang dapat dikirim, contoh yang berpotensi tertahan yaitu herbal, kosmetik dalam bentuk cairan, dan obat-obatan tanpa dokumen pendukung. Dengan memahami aturan tersebut sejak awal, dapat meminimalisir risiko paket tertahan sehingga pengiriman berjalan lancar,” papar Kenny.
Pelajari Dokumen yang Dibutuhkan
Selain memastikan jenis barang yang dikirim sesuai aturan, masyarakat juga perlu melengkapi dokumen persyaratan pengiriman. Setiap negara memiliki persyaratan dokumen yang berbeda-beda, namun umumnya dokumen yang dibutuhkan seperti resi pengiriman, formulir deklarasi barang, identitas penerima, serta informasi mengenai isi dan nilai paket.
Kelengkapan dokumen ini penting untuk mempermudah pemeriksaan di Bea Cukai dan membantu proses pengiriman menjadi lebih lancar. Untuk mempelajari Syarat Ketentuan Umum Pengiriman (SKUP) ke masing-masing negara yang dituju, silakan kunjungi tautan berikut.
Kirim Paket Lebih Awal
Mengirimkan paket lebih awal bisa membantu memastikan kiriman tiba sebelum Hari Raya, mengingat pengiriman internasional biasanya membutuhkan waktu lebih lama karena melalui proses transit dan pemeriksaan bea cukai di negara tujuan. “Untuk pengiriman ke luar negeri, masyarakat dapat memanfaatkan layanan INTERPACK Lion Parcel yang saat ini sudah menjangkau lebih dari 50 negara di dunia, termasuk Malaysia dan Singapura dengan ongkir yang kompetitif,” ujar Kenny.
Pastikan Barang Dikemas dengan Aman
Pengemasan yang baik menjadi hal penting karena paket akan menempuh perjalanan yang jauh. Menggunakan kemasan yang kokoh seperti kardus tebal serta pelindung tambahan dapat membantu menjaga kondisi barang tetap aman selama proses pengiriman.
Gunakan Asuransi Pengiriman
Menggunakan asuransi pengiriman sebagai perlindungan tambahan dapat menjadi pertimbangan masyarakat ketika mengirim paket ke luar negeri. “Kami sangat menyarankan masyarakat untuk menggunakan asuransi pengiriman untuk membantu memberikan rasa aman, terutama jika paket memiliki nilai tertentu atau bersifat penting bagi penerima,” jelas Kenny.

9 hours ago
8








































