Kenali Tiga Risiko Utama Uang dalam Ilmu Wealth Management

11 hours ago 15

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Di tengah dinamika ketidakpastian ekonomi atau ‘in this economy’, manajemen finansial menjadi salah satu kemampuan yang diperlukan oleh setiap inidividu, terlebih orang-orang dengan kepemilikan uang yang cukup besar dan mempercayakan perbankan untuk menjaganya. Sebab, uang juga memiliki risiko jika tidak dikelola dengan baik.

“Orang butuh melakukan wealth management karena di dunia ini sebenarnya secara umum, punya duit saja tidak cukup karena duit itu punya risiko. Bukan hanya manusia saja yang punya risiko ya, duit juga punya risiko,” ujar Premier Banking Segment Head PT Bank OCBC Indonesia Stephanie Kristanto dalam acara Media Chit Chat #1 bertajuk ‘OCBC Menjadi Trusted Partner dalam Wealth JourneyNasabah Premier Banking’ di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Stephanie menjelaskan, setidaknya ada tiga risiko utama uang. Risiko pertama adalah inflasi (inflation risk). Dalam ekonomi, inflasi atau kenaikan harga barang otomatis menggerus daya beli masyarakat.

“Ini alasannya kenapa kita mau, saat kita tidur, duitnya bekerja. Karena saat kita tidur, kita nggak ngapa-ngapain, duitnya tergerus. Inflation is a sleeping enemy. Jadi, kalau kita tidak melakukan apa-apa, alih-alih membuat uang lebih sulit didapatkan, yang ada, uang malah berkurang seiring waktu,” jelasnya.

Oleh sebab itu, kata dia, risiko inflasi bisa ditangani dengan diantaranya adalah melakukan investasi. Instrumen untuk investasi beragam, seperti reksa dana dan saham. Dengan memanfaatkan diferensiasi investasi, uang diharapkan bisa lebih kebal terhadap inflasi.

“Lalu, pada saat sudah investasi, dihadapkan risiko berikutnya, yaitu volatility risk (risiko volatilitas). Karena setiap produk pasti ada risikonya,” tuturnya.

Stephanie mengatakan, risiko selalu ada di setiap produk investasi. Misalnya saja di pasar modal, pada semester pertama tahun 2026 diketahui terjadi koreksi yang dalam pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dipengaruhi oleh kondisi dinamika geoekonomi dan geopolitik global serta kebijakan-kebijakan domestik.

“Bagaimana cara kita me-manajemen risiko ini? Karena setiap instrumen investasi dan produk wealth management itu berbeda-beda (manajemen risikonya). Ini bisa dimitigasi dengan melakukan proses alokasi aset atau diversifikasi,” jelasnya.

Risiko berikutnya adalah individual risk, yakni risiko yang paling dasar (basic), kata Stephanie. Hal ini berkaitan dengan risiko manusia, seperti kemungkinan jatuh sakit atau meninggal dunia.

“Kan percuma juga kalau punya uang tetapi kita lupa sama risiko yang terjadi pada diri kita. Bisa jatuh sakit, bisa hidup kurang lama, atau hidup terlalu lama,” kata dia.

“Jadi, tiga hal ini adalah risiko-risiko yang perlu di-capture dalam proses wealth management. Tiga risiko inilah yang men-drive setiap kebutuhan yang ada dalam tiga life cycle wealth management,” tegasnya.

Diketahui, ada tiga siklus tahapan manajemen kekayaan (wealth management). Pertama, tahap pengumpulan (accumulation), tahap awal yang berfokus pada pembangunan pondasi dan pengembangan aset. Utamanya fokus membangun kekayaan melalui pendapatan aktif, investasi berkala, dan memanfaatkan compounding interest. Strateginya adalah memulai portofolio investasi dan mengalokasikan dana untuk pensiun sedini mungkin.

Kedua, tahap perlindungan (preservation) atau tahap transisi. Tahap ini berfokus pada melindungi aset yang telah dikumpulkan dari volatilitas pasar dan memastikan aliran dana yang aman. Strategi yang bisa dilakukan diantaranya melakukan diversifikasi aset, menyeimbangkan portofolio dengan instrument risiko lebih rendah seperti obligasi, dan mengamankan dana darurat.

Ketiga, tahap distribusi (distribution). Pada tahap ini, fokus utamanya adalah menggunakan aset untuk pendapatan pensiun dan merencanakan pewarisan agar kekayaan tersalurkan secara legal dan efisien. Strateginya seperti menyiapkan estate planning (perencanaan harta warisan), perwalian (trust), dan program filantropi.

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |