Pembahasan Tajwid Bagian 1

5 hours ago 8

Image Zahroh

Agama | 2026-07-09 19:32:20

Pelajaran tajwid

Pengertian tajwid 

Ilmu tajwid adalah ilmu yang mempelajari tata cara membaca Al-Qur’an secara benar, teratur, jelas, dan indah sesuai dengan kaidah yang telah diajarkan oleh Rasulullah ﷺ. Ilmu ini membahas bagaimana cara melafalkan setiap huruf hijaiyah dari tempat keluarnya huruf (makhraj), sifat-sifat huruf, hukum bacaan, panjang pendek suara, dengung, hingga tata cara berhenti dan memulai bacaan Al-Qur’an.

Ilmu tajwid memiliki kedudukan yang sangat penting dalam membaca Al-Qur’an, karena Al-Qur’an merupakan kalam Allah SWT yang harus dibaca dengan benar agar makna dan keindahannya tetap terjaga. Kesalahan dalam membaca huruf atau hukum bacaan dapat menyebabkan perubahan arti ayat. Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan mempelajari tajwid sejak dini agar terbiasa membaca Al-Qur’an secara tartil.

Dalam hadis menjelaskan

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

Artinya: “ Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya.”

Tujuan mempelajari tajwid 

Ilmu tajwid dipelajari agar umat Islam dapat membaca Al-Qur’an dengan baik, benar, dan sesuai aturan yang telah diajarkan Rasulullah.

1. Membaca Al-Qur'an dengan benar

Tujuan utama mempelajari tajwid adalah agar bacaan Al-Qur’an sesuai dengan makhraj huruf dan hukum bacaannya. Setiap huruf hijaiyah harus dibaca dengan tepat agar tidak terjadi kesalahan dalam membaca.

2. Menjaga kemurnian Al Qur'an

Al-Qur’an adalah kitab suci yang harus dijaga keasliannya. Dengan ilmu tajwid, bacaan Al-Qur’an tetap terpelihara sebagaimana bacaan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada para sahabat.

3. Mendapatkan pahala dan ridha Allah

Membaca Al-Qur’an dengan benar merupakan ibadah yang berpahala. Orang yang membaca Al-Qur’an dengan tajwid dan sungguh-sungguh akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Hukum mempelajari tajwid 

Fardu kifayah

Fardu kifayah adalah kewajiban yang cukup dilakukan oleh sebagian umat Islam. Jika sudah ada sebagian orang yang mempelajarinya, maka gugurlah kewajiban bagi yang lain. Namun jika tidak ada seorang pun yang mempelajarinya, maka semua umat Islam berdosa.

Fardu ain

Fardu ain dalam ilmu tajwid adalah kewajiban bagi setiap muslim untuk membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai aturan tajwid dasar.

Artinya, setiap orang Islam wajib memperbaiki bacaan Al-Qur’annya agar sesuai dengan makhraj huruf, panjang pendek bacaan, dengung, dan hukum bacaan lainnya sesuai kemampuan.

Adab membaca Al-Qur'an 

Beradab membaca Al-Qur’an adalah sikap sopan, hormat, dan tata cara yang baik ketika membaca kitab suci Al-Qur’an, baik sebelum, saat, maupun setelah membacanya. Adab membaca Al-Qur’an dilakukan untuk memuliakan firman Allah SWT agar bacaan menjadi lebih khusyuk dan mendapat pahala.

Berikut adalah panduan adab membaca Al-Qur'an secara.

1. Bersuci

Disunnahkan membaca dalam keadaan suci dari hadas kecil, sehingga dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu.

2. Menutup Aurat

Berpakaian sopan dan menutup aurat sebagai bentuk penghormatan terhadap firman Allah.

3. Duduk dengan Tenang

Karena Al-Qur’an merupakan salah satu hal penting bagi agama Islam dan juga kegiatan membacanya adalah ibadah, maka sudah sebaiknya untuk melakukan hal ini dengan menghadap kiblat.

4. Membaca Ta’awudz

Adab sebelum membaca Al-Qur’an adalah dengan melakukan bacaan ta’awudz terlebih dahulu.

Bacaan ini tentunya sangat penting dilakukan sebagai permohonan kepada Allah SWT agar dilindungi dari godaan syaitan yang terkutuk.

Walaupun hukum membacanya adalah sunnah, akan tetapi sebaiknya dilakukan sebelum membaca Al-Qur’an.

5. Tartil

Adab berikutnya yang bisa dilakukan ialah memperhatikan cara membaca kitab suci Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Jangan lupa untuk memilih tempat tenang untuk membaca kitab suci ini sehingga nantinya ketika membaca Al-Qur’an bisa semakin khusyuk.

Selain itu, juga penting sekali untuk membacanya dengan cara yang perlahan atau tartil.

Hikmah mempelajari tajwid 

1..Menjaga bacaan Al-Qur'an agar benar sesuai dengan kaidah yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ.

2..Menghindari kesalahan dalam membaca Al-Qur'an, baik kesalahan yang mengubah makna maupun yang mengurangi keindahan bacaan.

3..Membantu memahami dan menghayati ayat-ayat Al-Qur'an dengan bacaan yang baik dan benar.

4..Mendapat pahala karena membaca Al-Qur'an dengan benar merupakan ibadah yang sangat dianjurkan.

5..Meneladani cara bacaan Rasulullah ﷺ yang menerima Al-Qur'an dari Malaikat Jibril dan mengajarkannya kepada para sahabat.

6..Memuliakan Al-Qur'an, karena membaca kitab suci dengan tajwid merupakan bentuk penghormatan terhadap firman Allah.

7..Meningkatkan kekhusyukan saat membaca maupun mendengarkan Al-Qur'an.

8..Mempermudah mengajarkan Al-Qur'an kepada orang lain dengan bacaan yang benar.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |