PLN Pastikan Listrik Bali Aman Jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026

16 hours ago 10

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT PLN (Persero) memastikan kesiapan sistem kelistrikan di Bali menjelang dua momen besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026. Selain menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga memperkuat infrastruktur kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk mendukung mobilitas wisatawan sekaligus mempercepat transisi energi bersih di Pulau Dewata.

Direktur Ritel dan Niaga PT PLN (Persero) Adi Priyanto mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan menyeluruh mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi hingga kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai titik strategis di Bali.

“Semua persiapan kami cek mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi sampai pelayanan pelanggan. Termasuk SPKLU yang ada di Bali. Petugas kami siaga 24 jam dalam tiga shift untuk memastikan pengguna kendaraan listrik mendapatkan layanan yang aman dan nyaman,” kata Adi.

PLN memperkirakan sekitar 4.500 kendaraan listrik akan masuk ke Bali selama periode libur dan aktivitas wisata. Untuk mendukung mobilitas tersebut, PLN telah menyiapkan 142 SPKLU yang tersebar di berbagai lokasi seperti kawasan wisata, pusat perbelanjaan, hingga jalur utama perjalanan.

“Kami pastikan wisatawan yang datang ke Bali menggunakan kendaraan listrik tidak akan mengalami kesulitan dalam melakukan pengisian daya,” ujarnya.

Pengecekan kesiapan kelistrikan juga dilakukan di sejumlah lokasi strategis, termasuk pusat aktivitas ekonomi seperti Trans Studio Mall Bali. General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memastikan kualitas layanan kelistrikan bagi pelanggan besar tetap terjaga menjelang periode siaga Ramadan dan Idulfitri.

Di lokasi tersebut, PLN juga menerima testimoni langsung dari pengelola pusat perbelanjaan mengenai keandalan pasokan listrik. Perwakilan manajemen Trans Studio Mall Bali, Made, menyampaikan bahwa layanan kelistrikan yang diberikan PLN selama ini dinilai sangat baik.

“Pelayanan PLN sangat baik. Kami jarang sekali mengalami pemadaman, sehingga operasional usaha di mall ini berjalan lancar,” ujar Eric.

Aktivitas di pusat perbelanjaan tersebut meningkat signifikan menjelang Ramadan, khususnya saat waktu berbuka puasa. Trans Studio Mall Bali yang didominasi tenant food and beverage (F&B) menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat dan wisatawan untuk berkumpul bersama keluarga.

“Sejak seminggu terakhir sebelum Ramadan, pengunjung mulai meningkat. Bahkan area parkir sering penuh terutama menjelang waktu berbuka puasa,” kata Eric.

PLN Pastikan Suplai Listrik Stabil

Untuk menjaga keandalan pasokan listrik di lokasi tersebut, Manager PLN UP3 Bali Selatan Alex menjelaskan pihaknya menerapkan sistem jaringan berlapis guna memastikan suplai listrik tetap stabil.

Trans Studio Mall Bali sendiri merupakan salah satu pelanggan besar PLN dengan daya tersambung sekitar 695 kVA. Konsumsi listrik rata-rata per bulan mencapai sekitar 1,32 juta kWh dengan nilai pembayaran listrik mencapai sekitar Rp1,6 miliar per bulan.

“Kami membuat sistem jaringan spindle sehingga jika terjadi gangguan pada salah satu jaringan, suplai listrik dapat segera dialihkan tanpa dirasakan oleh pelanggan,” kata Alex.

Selain memastikan keandalan listrik, PLN juga mendorong integrasi ekosistem kendaraan listrik di kawasan pusat perbelanjaan. Di Trans Studio Mall Bali telah tersedia tiga unit SPKLU yang melayani pengguna kendaraan listrik.

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |