Rayakan HUT RI, RS Tria Dipa Perkuat Layanan Kesehatan dengan CT Scan dan Cathlab

4 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rumah Sakit Tria Dipa memperkuat layanan kesehatan melalui pengembangan fasilitas diagnostik dan kardiovaskular. Langkah tersebut diwujudkan melalui peluncuran CT Scan dan Cardiac Catheterization Laboratory (Cathlab) bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pengembangan kedua fasilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen RS Tria Dipa untuk turut memperkuat Health Sovereignty atau kedaulatan kesehatan Indonesia. Upaya tersebut dilakukan dengan menghadirkan teknologi medis dan layanan kesehatan yang semakin modern, terintegrasi, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Direktur RS Tria Dipa, dr. Hartono Tanto, MARS, FISQua, mengatakan ketahanan sebuah bangsa tidak dapat dipisahkan dari ketahanan kesehatan masyarakatnya. Karena itu, semangat kemerdekaan perlu diterjemahkan melalui kontribusi nyata dalam memperkuat sistem kesehatan.

“Kemerdekaan Indonesia harus terus kita maknai melalui kontribusi nyata. Salah satu fondasi negara yang kuat adalah masyarakat yang sehat dan sistem kesehatan yang tangguh. Health Sovereignty merupakan bagian dari ketahanan nasional, dan RS Tria Dipa ingin mengambil bagian dalam membangun kekuatan tersebut melalui layanan kesehatan yang berkualitas dan teknologi yang mutakhir,” ujar Hartono dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).

Salah satu fasilitas yang diperkenalkan adalah CT Scan NAETOM Alpha.Prime dengan teknologi Photon-Counting. Teknologi tersebut merupakan bagian dari generasi terbaru teknologi CT yang dikembangkan untuk mendukung kemampuan pencitraan dan memberikan informasi klinis yang lebih komprehensif.

Kehadiran teknologi tersebut diharapkan dapat membantu dokter dalam memperoleh informasi yang lebih mendukung proses diagnosis dan pengambilan keputusan medis. RS Tria Dipa juga menghadirkan teknologi Photon Counting CT Single Source sebagai bagian dari pengembangan layanan diagnostik dan kardiovaskular.

Selain CT Scan, RS Tria Dipa mengembangkan Cathlab untuk memperkuat layanan jantung dan pembuluh darah. Fasilitas tersebut mendukung pemeriksaan diagnostik maupun tindakan intervensi kardiovaskular.

Pengembangan CT Scan dan Cathlab secara bersamaan diarahkan untuk memperkuat layanan kesehatan yang terintegrasi, mulai dari deteksi dan diagnosis hingga penanganan pasien.

Hartono mengatakan investasi teknologi kesehatan harus memberikan manfaat nyata bagi pasien dan masyarakat. Menurut dia, teknologi yang dihadirkan rumah sakit tidak semestinya hanya menjadi pencapaian institusi, tetapi juga harus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

“Kami ingin RS Tria Dipa menjadi bagian dari ekosistem kesehatan Indonesia yang semakin kuat. Teknologi yang kami hadirkan bukan hanya untuk menjadi sebuah pencapaian rumah sakit, tetapi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Semakin cepat penyakit terdeteksi, semakin tepat diagnosis dilakukan, dan semakin baik pelayanan diberikan, maka semakin kuat pula fondasi kesehatan masyarakat kita,” ujarnya.

Menurut Hartono, Health Sovereignty tidak hanya berkaitan dengan kepemilikan teknologi kesehatan modern. Kedaulatan kesehatan juga mencakup kemampuan memberikan pelayanan berkualitas, memperluas akses masyarakat terhadap teknologi medis, memperkuat sumber daya manusia kesehatan, serta membangun sistem pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia.

Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, pengembangan fasilitas tersebut menjadi salah satu cara RS Tria Dipa menerjemahkan semangat kemerdekaan dalam bidang kesehatan.

Jika kemerdekaan dimaknai sebagai kemampuan bangsa untuk menentukan masa depannya sendiri, kedaulatan kesehatan menjadi bagian dari kemampuan Indonesia dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Kami percaya bahwa rumah sakit bukan hanya tempat untuk mengobati pasien. Rumah sakit juga merupakan bagian dari kekuatan bangsa. Karena itu, kami ingin terus bergerak maju, menghadirkan teknologi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan kesehatan Indonesia,” kata Hartono.

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |