PLN EPI Olah Limbah Biomassa Jadi Energi

1 day ago 11

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memanfaatkan limbah biomassa lokal untuk menekan emisi karbon dan gas metana melalui pengoperasian Hub Biomassa Tasikmalaya dan Ciamis. Direktur Bioenergi PLN EPI Hokkop Situngkir meresmikan fasilitas tersebut sebagai bagian dari strategi transisi energi dan penguatan ketahanan pasokan biomassa nasional.

Anak usaha PT PLN (Persero) ini mengembangkan hub biomassa dengan memanfaatkan limbah kayu serta limbah serbuk aren yang selama ini belum dikelola secara optimal. Fasilitas tersebut mengintegrasikan proses pengolahan, pengujian kualitas, hingga distribusi biomassa untuk mendukung program co-firing di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

“Hub biomassa ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas produksi, tetapi juga sebagai pusat penguatan kualitas dan kepastian pasokan biomassa ke PLTU. Kami memulai dari skala kecil, namun dirancang untuk terus berkembang dengan melibatkan pemerintah daerah, BUMD, BUMDes, koperasi, dan masyarakat lokal,” kata Hokkop.

Biomassa hasil pengolahan dari Tasikmalaya dan Ciamis direncanakan untuk memasok kebutuhan co-firing di PLTU Adipala dan PLTU Indramayu. Skema ini bertujuan menurunkan emisi pembangkit eksisting sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil secara bertahap.

Pemanfaatan limbah biomassa dinilai memberi dampak ganda bagi lingkungan dan masyarakat. Limbah serbuk aren, terutama di wilayah Ciamis, berpotensi menekan emisi gas metana yang selama ini muncul dari proses pembusukan limbah organik.

“Bioenergi memanfaatkan seluruh sumber daya hayati secara berkelanjutan. Kehadiran hub ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus penopang ketahanan energi nasional,” ujar Hokkop.

Pelaksana Harian Vice President Strategi dan Pengembangan Bisnis Biomassa PLN EPI Odi Sefriadi menjelaskan, pengembangan Hub Biomassa Ciamis berangkat dari ketersediaan biomassa lokal dalam jumlah besar. PLN EPI mengolah limbah serbuk aren menggunakan teknologi dewatering dengan metode screw press agar sesuai dengan spesifikasi pembangkit.

“PLN EPI melihat potensi limbah serbuk aren di Ciamis yang jumlahnya sangat signifikan. Melalui teknologi screw press, limbah ini diolah agar memenuhi spesifikasi pembangkit dan siap dimanfaatkan sebagai bahan bakar biomassa,” ujar Odi.

Pengembangan hub biomassa juga membuka peluang ekonomi baru di tingkat lokal. Rantai pasok biomassa melibatkan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat sekitar dalam pengumpulan dan pengolahan bahan baku.

Pemerintah Kabupaten Ciamis menyambut positif pengoperasian fasilitas tersebut. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ciamis Taufik Gumelar menilai kehadiran PLN EPI memberi manfaat nyata bagi daerah.

“Kehadiran PLN EPI di Ciamis merupakan investasi yang sangat berarti. Pengelolaan biomassa ini membuka peluang usaha, meningkatkan ekonomi masyarakat, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN, dan warga,” tutur Taufik.

Peresmian Hub Biomassa Tasikmalaya dan Ciamis menandai dimulainya operasional fasilitas pengolahan biomassa berbasis potensi lokal. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya PLN EPI membangun ekosistem bioenergi berkelanjutan yang mendukung penurunan emisi dan ketahanan energi nasional.

Read Entire Article
Berita Republika | International | Finance | Health | Koran republica |